Buku dan Pengisahan Proklamasi

Bandung Mawardi *
www.solopos.com, 16 Agu 2012

Sejarah bertaburan kisah. Sejarah memerlukan pengisahan. Indonesia bergerak di arus sejarah. Para pengisah memberi rujukan untuk pembukaan kembali halaman-halaman masa silam.

Kompetensi dan penggunaan bahasa dari para pengisah menentukan keberterimaan atau curiga. Kita justru bisa ada di persimpangan jalan saat para pengisah menyuguhkan perbedaan dan pertentangan. Continue reading “Buku dan Pengisahan Proklamasi”

Novel dan Nostalgia Asmara

Bandung Mawardi *
Lampung Post, 1 Sep 2013

KESUSASTRAAN modern di Indonesia bertumbuh bersama novel moncer, Sitti Nurbaya (1922). Marah Rusli (1889?1968) menulis novel itu merujuk ke biografi, nasib sebagai lelaki dalam belitan asmara dan adat istiadat. Marah Rusli hidup di zaman modern, menghirup modernitas dan memiliki jejak adat Minangkabau. Persoalan-persoalan pelik sulit ditanggulangi secara lugas, rawan menimbulkan polemik dan pertikaian. Continue reading “Novel dan Nostalgia Asmara”

Bahasa ยป