PARADOKS GLOBALISASI: MEMIKIRKAN KEMBALI ARAH KEBUDAYAAN KITA

Abdul Hadi W. M.
icasjakarta.wordpress.com

(Disampaikan Pada Orasi Pengukuhan Guru BesarDalam Bidang Ilmu Falsafah dan Agama Universitas Paramadina, Jakarta 11 Juni 2008).

Hadirin yang mulia,
Izinkan saya awali dialog ini dengan menyampaikan puji syukur kepada Allah s.w.t. sebab berkat pertolongan-Nya semata majlis ini dapat diselenggarakan penuh khidmat. Terimakasih saya sampaikan kepada segenap pimpinan dan civitas akademika Universitas Paramadina yang telah memberi kesempatan kepada saya pada hari yang penting ini untuk menyampaikan pidato pengukuhan saya selaku guru besar pada Fakultas Falsafah dan Peradaban, khususnya Program Studi Falsafah dan Agama. Tidak kurang pula penghargaan dan terimakasih saya alamatkan kepada hadirin yang telah meluangkan waktu menghadiri majlis ini. Continue reading “PARADOKS GLOBALISASI: MEMIKIRKAN KEMBALI ARAH KEBUDAYAAN KITA”

Seni Sandur: Sebuah Bentuk Eksistensi Seni Pertunjukan Tradisional

(khususnya di Daerah Lamongan)
Joko Sandur *

Kembang kelampok pak empange masang patok
Tak sawang kembange kelampok
Pak Empange masang patok
Becike kudune piye
Sing sayuk sing rukun
Tumandang makarya
Gawe bangun negara
Ala sorak?.,alah hore
Ala sorak?.,alah hore

Begitulah sebuah bait kidungan atau tembang yang sering di kumandangkan para niyogo kesenian tradisional sandur, notabene kesenian tradisional asli Lamongan. Continue reading “Seni Sandur: Sebuah Bentuk Eksistensi Seni Pertunjukan Tradisional”

Naskah Kuno, Jawa, dan Islam

Fahrudin Nasrulloh
Suara Merdeka, 16 Sep 2007

Tatkala riwayat dinasti Majapahit dikhatam dengan masuknya Islam dan berdirinya kerajaan Demak. Maka porak-porandalah kerajaan itu, sirna ilang kertaning bumi, di abad ke-14 M. Imperium malang itu, yang kini tilasnya bisa disambangi di Trowulan Mojokerto, nyaris hanya meninggalkan segelintir cecandi, artefak yang kabur, dan arca-arca terlantar yang kerap dijarah orang. Setelah itu kasultanan Demak berdiri pada abad ke-16 M. Ada dua naskah Jawa Islam yang ditulis pada zaman Demak ini, yaitu Het Boek van Bonang dan Een Javaans Geschrift de 16e Eew (semacam Primbon Jawa abad ke-16 M). Continue reading “Naskah Kuno, Jawa, dan Islam”

Bahasa ยป