Kerohaniaan Masyarakat Indonesia Pada Zaman Pra Sejarah

Zaenal Abidin
http://www.kompasiana.com/zaenalabidin

Seperti yang diketahui oleh banyak orang, masyarakat Indonesia di jaman pra sejarah adalah masyarakat yang masih primitive dan kerpercayaan atau kerohanian masyarakat nusantara masih sangat mistis, doktrin dan pengetahuan seperti ini tumbuh dan mengakar kuat di kalangan anak bangsa. Para ahli sejarah umumnya berpendapat bahwa Asia Tenggara dalam hal ini Indonesia adalah kawasan ‘pinggir’ dalam sejarah peradaban manusia. Continue reading “Kerohaniaan Masyarakat Indonesia Pada Zaman Pra Sejarah”

Yang Tersisa dari TSI: Menolak Wadah, Berdayakan ASI

Isbedy Stiawan Z.S.*
Lampung Post, 19 Juli 2008

KECENDERUNGAN setiap pertemuan sastrawan akhir-akhir ini di Tanah Air latah menerbitkan rumusan di luar soal (pencapaian) estetika. Temu Sastrawan Indonesia (TSI) 1 di Jambi (7–10 Juli 2008) seakan pula latah dan “memaksakan” keinginan menelurkan gagasan wadah sastrawan. Padahal banyak komunitas yang mewadahi sastrawan, baik yang dibentuk sekelompok sastrawan atau karena “dipaksa” kelahirannya dari suatu pertemuan, musyawarah, atau kongres. Continue reading “Yang Tersisa dari TSI: Menolak Wadah, Berdayakan ASI”

Pidato Soekarno – Lahirnya Pancasila

Soekarno
http://www.facebook.com/ca.fes1

Paduka tuan Ketua yang mulia!

Sesudah tiga hari berturut-turut anggota-anggota Dokuritsu Zyunbi Tyoosakai mengeluarkan pendapat-pendapatnya, maka sekarang saya mendapat kehormatan dari Paduka tuan Ketua yang mulia untuk mengemukakan pula pendapat saya. Saya akan menetapi permintaan Paduka tuan Ketua yang mulia. Apakah permintaan Paduka tuan ketua yang mullia? Paduka tuan Ketua yang mulia minta kepada sidang Dokuritsu Zyunbi Tyoosakai untuk mengemukakan dasar Indonesia Merdeka. Dasar inilah nanti akan saya kemukakan didalam pidato saya ini. Continue reading “Pidato Soekarno – Lahirnya Pancasila”

100 TAHUN Sutan Takdir Alisjahbana

Hikmat Darmawan
Majalah Madina No. 3, Tahun 1, Maret 2008

Sutan Takdir Alisjahbana punya sumbangan tak langsung dan langsung pada pemikiran Islam di Indonesia. Seumur hidup tak mau diam, menggugat, mencari ‘yang jelas’.

Pada siang seusai hujan itu, di Desa Tugu, Cisarua, Dian Sastro membacakan puisi Sutan Takdir Alisjahbana (STA) berjudul Aku dan Tuhanku. Rumput basah dan langit mendung, dan suara muda Dian membacakan pernyataan-pernyataan filosofis STA. Continue reading “100 TAHUN Sutan Takdir Alisjahbana”

Bilik Sederhana Jakob Sumardjo

Putu Fajar Arcana
Kompas, 5 Sep 2010.

Orang tua yang sederhana itu tetap tangguh memainkan jari-jarinya di atas tuts mesin tik yang huruf-hurufnya sudah tampak lumer. Semua oleh deraan jutaan kali ujung jari Jakob. Lebih-lebih saat ini, lelaki kelahiran Klaten, Jawa Tengah, 26 Agustus 1939, ini sedang menyelesaikan draf buku berjudul Pola Personalitas Kebudayaan Sunda, yang menurut rencana setebal 400 halaman. Continue reading “Bilik Sederhana Jakob Sumardjo”

Bahasa »