Pernyataan Sikap Sastrawan Ode Kampung

Posted: 21/11/2010 by boemipoetra in Manifesto
Serang, Banten 20-22 Juli 2007

Kondisi Sastra Indonesia saat ini memperlihatkan gejala berlangsungnya dominasi sebuah komunitas dan azas yang dianutnya terhadap komunitas-komunitas sastra lainnya. Dominasi itu bahkan tampil dalam bentuknya yang paling arogan, yaitu merasa berhak merumuskan dan memetakan perkembangan sastra menurut standar estetika dan ideologi yang dianutnya. Kondisi ini jelas meresahkan komunitas-komunitas sastra yang ada di Indonesia karena kontraproduktif dan destruktif bagi perkembangan sastra Indonesia yang sehat, setara, dan bermartabat. Continue reading “Pernyataan Sikap Sastrawan Ode Kampung”

MANIFESTO boemipoetra

Posted: 21/11/2010 by boemipoetra in Manifesto

Beberapa tahun terakhir ini rakyat Indonesia banyak mengalami musibah besar yang merubah kehidupan mereka seperti terjadinya tsunami dan gempa bumi. Tapi tsunami dan gempa bumi adalah musibah yang memang tidak bisa dicegah terjadinya oleh kekuatan manusia karena merupakan bencana buatan alam. Bencana alam hanya bisa diterima dan menjadi tanggung jawab bersama korban dan bukan-korban untuk menanggulangi akibatnya. Continue reading “MANIFESTO boemipoetra”

Di Makam Raja Ali Haji

Kenedi Nurhan
oase.kompas.com

Sejumlah sastrawan peserta Temu Sastrawan Indonesia III/2010 menyempatkan ziarah ke makam pujangga Raja Ali Haji di Pulau Penyengat, Kepulauan Riau.

Di tengah kebisingan suara mesin generator pembangkit listrik, puluhan sastrawan itu tegak berjajar, membentuk separuh lingkaran tak beraturan. Tak ada keheningan saat kedua telapak tangan ditadahkan ke ”langit”, berdoa, saat menziarahi makam sastrawan besar negeri ini: Raja Ali Haji. Continue reading “Di Makam Raja Ali Haji”

Ngobrol Bareng Ayu Utami

Ian Ahong Guruh *
boemipoetra.wordpress.com

Minggu (1/8) malam kemaren, aku mendapat sms dari teman, “Ayu Utami ke Yogyakarta besok, senin jam 19.00..”. Waduh, senin malam. Pasti sudah lelah karena seharian harus mengurus penjualan majalah, mengambil majalah di agen, mengantar ke pelanggan2. Setelah itu, mengajar di sebuah bimbel, lalu melanjutkan mengantar. Baru malam sekitar jam tujuh selesai. Apakah sempat dan kuat? Tapi karena penasaran atas nama yang membuat kontroversial ini, dan terlebih sudah kucicipi rasanya Saman dan Larung, kedua novel pertama Ayu Utami. Kayaknya nama Ayu Utami sebegitu menjadikanku penasaran hingga aku mengusahakan untuk datang. Continue reading “Ngobrol Bareng Ayu Utami”

Memahami Rumitnya Pengajaran Sastra Anak

Yanti Alprianti
http://www.suarakarya-online.com/

Saya cukup terganggu oleh sebuah pertanyaan yang dilontarkan seorang guru Sekolah Dasar ketika mengikuti workshop penulisan sastra dalam sebuah acara haul Chairil Anwar di Ciloto, Cianjur, Jawa Barat, pekan lalu, (acara tersebut dibuka untuk umum), yang isi pertanyaannya kurang lebih menanyakan kiat-kiat menulis bagi anak. Continue reading “Memahami Rumitnya Pengajaran Sastra Anak”

Bahasa »