Perjalanan 70 Tahun Sapardi Djoko Damono

Nurdin Kalim
tempointeraktif.com

Sapardi Djoko Damono lahir di Solo, Jawa Tengah, 20 Maret 1940 adalah salah seorang penyair terbaik yang dimiliki Indonesia. Dengan karir yang panjang sebagai penyair, penerjemah, redaktur, dan pengajar sastra, Sapardi telah melahirkan banyak karya, murid, maupun peniru, yang tersebar di pelbagai penjuru.

Sajak-sajaknya, yang sederhana dan jernih namun menyimpan kedalaman tak terduga, telah menjadi suara tersendiri dan memberi corak baru dalam khasanah puisi Indonesia. Continue reading “Perjalanan 70 Tahun Sapardi Djoko Damono”

Harwimuka, Sastrawan Jawa Blitar yang Karyanya Tersimpan di Universitas Leiden, Belanda

Sudah Terbitkan Sepuluh Buku Fiksi Berbahasa Jawa
Ridha Erviana
http://www.jawapos.co.id/

Sastra Jawa karya Harwimuka tak hanya dinikmati masyarakat tanah air. Ternyata, sudah merambah ke Suriname, bahkan ke negeri kincir angin Belanda. Berikut laporannya.

Sosok pria kelahiran 22 Oktober 1960 ini tampak kalem. Bahkan saat diajak berbincang di sela-sela Pemilu Seniman 2010 pada Minggu (21/2) lalu, Harwimuka terkesan malu-malu. Harwimuka merasa tidak pandai berbicara. Walaupun begitu, rekan seniman dan orang-orang yang berkecimpung di dunia sastra Jawa telah mengenalnya. Continue reading “Harwimuka, Sastrawan Jawa Blitar yang Karyanya Tersimpan di Universitas Leiden, Belanda”

RATUSAN MATA DI MANA-MANA *

Martin Aleida

Dengan menjinjing nasib yang malang saya mengetuk pintu TEMPO. Melalui pintu kayu yang tinggi kokoh dari sebuah bangunan berbentuk rumah-toko peninggalan zaman Belanda di Jalan Senen Raya 83, saya masuk ke dalam. Berkelok ke kiri dan berjingkat menaiki tangga batu ke atas, saya kemudian berdiri di tengah gang sempit. Melangkah masuk, lantas saya disambut sebuah ruangan yang cukup besar dengan dua jendela kayu terbuka mengundang masuk angin dari arah matahari terbenam. Continue reading “RATUSAN MATA DI MANA-MANA *”

Misteri kain kafan yesus

A. Margana
http://majalah.tempointeraktif.com/

KAIN kafan Yesus, yang semula diyakini sejumlah pemeluk Katolik sabagai yang asli, masih mengundang kontroversi. Gereja Katolik sendiri, selasa pekan lalu, mengumumkan bahwa analisa ilmiah menunjukkan kain kafan sekarang disimpan di Katedral Turin, Italia itu bukan dari abad pertama. Dalam suatu konperensi pers, Uskup Agung Turin, Kardinal Anastasio Ballestrero, yang selama ini membawahkan tempat penyimpanan barang suci itu, menyebutkan: hasil tes radiokarbon yang dilakukan tiga lembaga peneliti independen, di tempat yang terpisah, menunjukkan asal kain kafan dimaksud dari tahun 1260-1390. Lalu Kardinal Ballestrero menganjurkan agar umat Katolik tetap melanjutkan penghormatan mereka. Continue reading “Misteri kain kafan yesus”

Bahasa »