Jizhongya

TE. Priyono
kr.co.id

“awan yang terbang, membawa angan angan kita, salju yang turun, menyuburkan tanah harapan kita, lembah Hebei yang subur, tanah kenangan kita, siapa yang pergi kabarkan cerita, kami menjaga tanah kelahiran sampai saatnya buah buah Jizhongya di petik penuhi keranjang di musim panen raya”

BEGITU potongan syair lagu anak-anak yang masih mengental di ingatannya, selalu dilantunkan meskipun dia tidak faham sepenuhnya akan makna syair itu. Continue reading “Jizhongya”

Tarian Hujan

Uniawati
kendaripos.co.id

Hujan pagi ini telah membuat tubuhku beku oleh rasa dingin yang menusuk semua persendian tulangku. Hariku terasa lebih cepat berkurang dengan datangnya titik hujan. Hujan sepertinya mengantarkan vonis itu lebih cepat tiba. Semua jenis obat yang diberikan dokter padaku tidak juga dapat melenyapkan rasa ngilu ini yang rutin membuatku tidak berkutik setiap kali hujan turun. Entah kenapa setiap hujan datang, aku tidak akan pernah bisa menyambutnya dengan bersuka ria. Continue reading “Tarian Hujan”

Partonun

Budi P. Hatees
http://www.sinarharapan.co.id/

Jari-jemari Inang seperti punya mata, meniti di rentangan helai demi helai benang kain tenun berwarna hitam, lalu menyusup untuk mengaitkan benang warna-warni di antara benang-benang itu hingga terbentuk ornamen-ornamen indah. Jari-jemari itu seolah bisa membedakan warna setiap benang yang terserak di sekitarnya, yang diraih Inang tanpa melihatnya. Ada puluhan benang, digulung dalam kertas hingga membentuk bulatan-bulan sebesar kelereng, sehingga gampang keluar-masuk di antara benang-benang yang tipis. Continue reading “Partonun”

Gila!

Adji Subela
http://www.sinarharapan.co.id/

Waktu mendengar bahwa pacarnya hendak mengawininya, Sri girang bukan main. Kandungannya sudah berumur tiga bulan dua minggu, perutnya makin buncit dan tetangga sudah menanyakan siapa gerangan bapak si jabang bayi.

Tentu saja ia takkan bilang bahwa bapak janin tak ada, dan itu didapatnya karena ia sudah kebelet untuk dikawini laki-laki, tapi dia sudah tak sabar lagi hingga dia serahkan tubuhnya kepada laki-laki sedapat-dapatnya. ?Dari pada tidak,? tekadnya dalam hati. Continue reading “Gila!”

Bahasa ยป