Claude Debussy (1962-1918)

Nurel Javissyarqi
http://pustakapujangga.com/?p=494

Pada buku “Les Fran?ais et I?Indon?sie du XVIe au Xxe si?cle” yang disusun Bernard Dorl?ans menyebutkan, di dalam catatannya Debussy menuliskan: ?Jika anda mendengar alunan gending Jawa dengan telinga Eropa yang normal, anda harus mengakui ialah musik kita tak lebih daripada sekadar bunyi-bunyi dasar sirkus keliling.?

Dan menurut profesor lajang sampai akhir hayatnya, Gertrudes Johan Resink (1911-1997), berkabar bahwa komponis Prancis, Claude Debussy memperkenalkan nada musik Jawa ke dalam komposisi musiknya. Ini tampak terdengar jelas atas karyanya yang bertitel “La cath?drale engloutie.” Di mana nada-nada gemelan menyusup ke rulung jiwa, sedari pantulan pekerti jiwa Jawa seraya. Continue reading “Claude Debussy (1962-1918)”