MATINYA MAKNA RUNTUHNYA IDEOLOGI

Dini Maulia *
sastraminangkabau.blogspot.co.id

Apa yang dikemukan Barthes (dalam Andrew, 1999) atas matinya pengarang adalah benar. Di saat kemunculan pembaca di sanalah kematian bagi pengarang. Begitupun dengan Nitchzee dengan pernyataannya dengan kematian tuhan, namun hakikatrnya bukanlah tuhan sebenarnya dan bukan pula pengarang sebenarnya, tetapi yang ditekankan adalah kematian bagi makna itu sendiri. Bertepatan dengan itu pula manusia kehilangan tujuan, ketika tanda telah di terjemahkan melampoi batas-batas realitasnya, di sanalah kematian bagi makna. Continue reading “MATINYA MAKNA RUNTUHNYA IDEOLOGI”