Menyusuri Buku Sastra Anak

LSC, R. Fadjri, Rubi Kurniawan, Dwi Wiyana, Dwi Arjanto
http://majalah.tempointeraktif.com/

Di bawah bayangan pohon yang rindang, Alice duduk terkantuk-kantuk dikepung rasa bosan. “Apa gunanya membaca buku yang tak ada gambarnya?” gerutunya, mengintip buku yang dibaca kakaknya. Sembari membayangkan bunga-bunga daisy yang akan diuntai menjadi kalung dan mencoba melawan rasa kantuk, tiba-tiba saja seekor kelinci putih dengan mata berwarna merah jambu, berdasi, dan mengenakan jas tergopoh-gopoh melintas di mukanya. “Aduh, aduh, aku akan terlambat…,” keluh sang kelinci sembari merogoh sebuah jam berantai dari sakunya. (Alice in Wonderland, Lewis Carrol) Continue reading “Menyusuri Buku Sastra Anak”

Bahasa ยป