KEBERPIHAKAN DAN NETRALITAS

Peluncuran dan Diskusi Buku Antologi Cerpen Hingga Batu Bicara Jakarta, Perpustakaan Nasional, 8 Desember 1999

Maman S. Mahayana
http://mahayana-mahadewa.com/

Sastra pada hakikatnya merupakan refleksi pengalaman. Pengejawantahannya sa-ngat mungkin berdasarkan pengalaman lahiriah (sensation) atau pengalaman batiniah (re-flexion). Dalam bahasa yang lebih umum, pengalaman itu mungkin saja berdasarkan peng-alaman objektif semata-mata atau mungkin juga terpaksa harus diperkaya dengan pengalam-an imajinatif dan pengalaman intelektual. Continue reading “KEBERPIHAKAN DAN NETRALITAS”

Pemerintah dan Seni

Putu Wijaya
http://putuwijaya.wordpress.com/

Setelah masa reformasi, keadaan Indonesia porak-poranda. Ada perdebatan di antara para ahli, bagaimana membangun Indonesia kembali. Satu pihak mengatakan bahwa untuk membangun Indonesia yang baru dan satu, diperlukan stabilitas politik. Pihak lain membantah, mereka mengemukakan bukan stabilitas politik, tetapi stabilitas ekonomi yang mesti didahulukan. Continue reading “Pemerintah dan Seni”

Catatan Hari Pers Nasional

Wartawan Perjuangan yang Murni dalam Lima Tahun

Dahlan Iskan*
http://www.jawapos.com/

PEMBACA koran naik drastis di Amerika Serikat, tapi pembeli koran turun drastis. Demikian juga ”pemirsa laptop” naik drastis dan pemirsa tv turun drastis. Untuk kali pertama dalam sejarah media, pelantikan Barack Obama sebagai presiden ke-44 AS pada 21 Januari lalu lebih banyak ditonton lewat laptop daripada lewat pesawat televisi. Continue reading “Catatan Hari Pers Nasional”

CERPEN SEBAGAI POTRET SOSIAL ZAMANNYA

Maman S. Mahayana
http://mahayana-mahadewa.com/

Sastra ?di dalamnya tentu saja termasuk juga cerpen? bukanlah sekadar karya fiksional ?menyulap fakta menjadi fiksi?tetapi juga catatan sebuah kesaksian atas satu atau serangkaian peristiwa yang terjadi pada saat dan zaman tertentu. Sebagai sebuah kesaksian, sastra boleh jadi sekadar mencatat segala peristiwa itu tanpa pretensi. Atau, mungkin juga ia mencoba melakukan pemaknaan atas hakikat di balik peristiwa itu. Continue reading “CERPEN SEBAGAI POTRET SOSIAL ZAMANNYA”

Konsep

Putu Wijaya
http://putuwijaya.wordpress.com/

Kesenian adalah salah satu alat untuk mencurahkan makna, agar bisa ditumpahkan kepada manusia lain secara tuntas. Seperti sebuah baskom ia menampung darah yang keluar dari leher seniman yang menggorok dirinya, menggorok orang lain, situasi, problematik, lingkungan, misteri, makna-makna yang berserak, menempel, terapung, bersembunyi di mana-mana. Continue reading “Konsep”

Bahasa ยป