Fahrudin Nasrulloh
Suara Merdeka, 16 Sep 2007
Tatkala riwayat dinasti Majapahit dikhatam dengan masuknya Islam dan berdirinya kerajaan Demak. Maka porak-porandalah kerajaan itu, sirna ilang kertaning bumi, di abad ke-14 M. Imperium malang itu, yang kini tilasnya bisa disambangi di Trowulan Mojokerto, nyaris hanya meninggalkan segelintir cecandi, artefak yang kabur, dan arca-arca terlantar yang kerap dijarah orang. Setelah itu kasultanan Demak berdiri pada abad ke-16 M. Ada dua naskah Jawa Islam yang ditulis pada zaman Demak ini, yaitu Het Boek van Bonang dan Een Javaans Geschrift de 16e Eew (semacam Primbon Jawa abad ke-16 M). Continue reading “Naskah Kuno, Jawa, dan Islam”
