
Imam Nawawi * Continue reading “Sastra Kelamin Penyair Madura : Ironi Sebuah Prolog”
Karya Buruh Migran Indonesia dan TLAM
Semacam Prolog untuk Sebuah Esai Kritik

Sunlie Thomas Alexander * Continue reading “Karya Buruh Migran Indonesia dan TLAM”
Albert Camus Orang Aneh

Fatah Anshori * Continue reading “Albert Camus Orang Aneh”
Antipuisi
Marhalim Zaini *
MENYEBUT istilah “antipuisi,” maka perbincangannya akan berada “di antara” (atau tarik-menarik antara) makna ideologis dan sekaligus non-ideologis. Antipuisi—sebagaimana juga ingatan kita tentang sebutan antisosial, antipolitik, antiteater, dll—segera akan merujuk kepada, dan tak terpisahkan dari, sejarah pemikiran sosial kontemporer, khususnya wacana seni. Nama-nama macam Deleuze, Guattari, Lyotard, dan Baudrillard, pun sebelumnya ada Nietzsche, berada dalam lokus ini. Continue reading “Antipuisi”
Puasa dan Puisi
Matroni Muserang *
Radar Madura, 14 Mei 2019
Kita berpuisi tujuannya untuk apa? Apakah kita mau menjadi orang yang ahli puisi atau orang yang paham tentang puisi?. Kalau kita mau menjadi pengarang puisi berarti kita harus mampu menciptakan ide sendiri, pemahaman sendiri, memikirkan sendiri, refleksi sendiri, berkreasi sendiri, bernalar sendiri, memproduksi ide sendiri itu ahli puisi. tapi kalau kita mau menjadi ahli puisi, berarti kita harus belajar apa itu puisi, siapa tokohya, tokoh A pikirannya apa, tokoh B pikirannnya bagaimana, ini penyair islam atai penyair barat? Kalau barat pikirannya gimana dan seterusnya. Continue reading “Puasa dan Puisi”
