MENULIS KARYA SASTRA

Mengelola Kepribadian dan Masa Depan Kehidupan


Rodli TL

Pandangan Umum

Istilah Sastra yang merupakan serapan dari kata Shastra yang berasal dari Bahasa Sanskerta, adalah teks bermakna ajaran atau pedoman. Dan Sastra merupakan cipta manusia, baik lisan maupun tulisan, yang mengandung maksud nilai-nilai kebaikan yang indah serta menarik, yang diajarkan dari generasi pendahulu kepada generasi berikutnya dengan kandungan keindahannya. Continue reading “MENULIS KARYA SASTRA”

MENcatat DEMAM – memendam TACAT – Produk Sayembara Puisi yang Kacau

Shiny.ane el’poesya

Mungkin saat ini kita bisa mengatakan, bahwa kita kembali tak lagi dapat percaya pada seyembara-sayembara buku puisi yang ada di dalam tubuh sejarah Sastra Indonesia. Terlalu mudah untuk melihat begitu seringnya publik sastra kecewa pada beberapa kali hasil keputusan sayembara-sayembara tersebut. Terlalu sering pula pembaca kritis bukan lagi angkat bicara atau menepuk jidat, melainkan mengelus-mengelus dada atas hasil yang dikeluarkan oleh lembaga-lembanga penyelenggara sayembara tersebut. Terhadap hasil sayembara Hari Puisi Indonesia 2019 akhir tahun kemarin, misalnya. Continue reading “MENcatat DEMAM – memendam TACAT – Produk Sayembara Puisi yang Kacau”

“Kakaren” Simposium Kritik Sastra

Achdiat K. Mihardja

Kakaren adalah kata Sunda. Artinya ‘sisa’, ‘yang tertinggal’, ‘restantjes‘ kalau kata Belandanya. Dan sufiks diminutif ‘tjes’ itu memang esensial, sebab kakaren (boleh diindonesiakan menjadi “kekaren”) semata-mata merupakan sisa-sisa makanan yang tertinggal sesudah pesta makan selesai. Sisa itu dikumpulkan untuk dimakan besoknya, atau dibuang ke tempat sampah. Continue reading ““Kakaren” Simposium Kritik Sastra”

Bahasa »