Dengan Keluguannya, Novel Ini Menjadi Indah *

Nurel Javissyarqi **

Judul sangat tepat nan penuh daya pikat serta mampu mewakili keseluruhan isi kepala cerita; tampak ada dunia yang dipaksakan masuk, namun tak menjadikan ilustrasi pemerkosaan. Suatu kesengajaan yang melampaui batas, tapi masih bisa dianggap tahap kenormalan. Ketika Dunia Kecil berbicara; inilah alam raya lorong panjang penuh kejutan mengasyikkan, dengan sajian dan penyajiaan yang tak membosankan. Ada jenis kamus tebak-tebakan, kadang mengena dan sekali tempo diplesetkan menjadi gurauan kecil yang pasti tak mencederai saat jatuh kecelakaan dalam setengah sengaja, pun sesuatu yang mengsle dari engsel-nya, tetapi tetap berbentuk dunia alit pemikiran, sebab perhatian sangat, menentukan keadaan, kehadiran di luar realitas kebanyakan pembaca alam kehidupan. Continue reading “Dengan Keluguannya, Novel Ini Menjadi Indah *”

Perempuan, Politik dan Puisi

Mutia Sukma

Tulisan ini saya buka dengan kemungkinan-kemungkinan, mungkin acara ini dibuat karena bulan ini adalah bulan april dan ada sebuah perayaan mitos yaitu Hari Kartini yang jatuh tanggal 21 April yang acap kali disebut sebagai tonggak emansipasi wanita atau mungkin acara ini dibuat karena kebetulan saja bulan April dan kebetulan bahasannya tentang perempuan. Apabila kemungkinan pertama saya benar, maka hal tersebut secara tidak langsung telah diamini oleh Toety Heraty dalam sebuah pengantarnya di buku Selendang Pelangi- 17 Penyair Perempuan Indonesia. Continue reading “Perempuan, Politik dan Puisi”

Bumi Manusia: Kisah Dua Ibu

Leila S. Chudori

Film Bumi Manusia menjadi penanda bahwa Indonesia masih bertahan untuk menjadi negara yang bebas berekspresi, karena film ini tampil tanpa gangguan. Bagaimana dengan penggarapannya?

BUMI MANUSIA
Sutradara: Hanung Bramantyo
Skenario: Salman Aristo
Berdasarkan novel karya Pramoedya Ananta Toer
Pemain: Iqbaal Ramadhan, Sha Ine Febriyanti, Mawar Eva de Jongh, Ayu Laksmi, Whani Dharmawan, Jerome Kurnia, Donny Damara
Produksi: Falcon Pictures Continue reading “Bumi Manusia: Kisah Dua Ibu”

Bahasa »