Pencarian, Pembebasan dan Jejak Hakikat Diri

Nyastra, Merunut Kembali Arti Kata Sastra
Sugilanus G. Hartha
http://www.balipost.co.id/

BENTUKAN kata nyastra, dalam bahasa Bali, adalah hal yang sungguh menarik. Lihatlah kata nyaluk, berasal dari kata saluk (pakai). Nyaluk baju, artinya memakai baju. Nyampat berasal dari kata sampat (sapu); nyampat artinya menyapu. Nyastra asal katanya sastra. Nyastra berarti menekuni sastra, yang cenderung punya makna tersirat ”mengimani” sastra. Continue reading “Pencarian, Pembebasan dan Jejak Hakikat Diri”

Perempuan Mencari Tuhan

Novel Sastra yang Berkisah Tentang Reinkarnasi
Fahmi Alathas
http://www.suarakarya-online.com/

Setelah beberapa waktu lalu menerbitkan novel teranyar berjudul “Sintren”. Penulis yang satu ini, kembali membukukan novel terbarunya yang berjudul “Perempuan Mencari Tuhan”. Novel yang pernah dimuat secara bersambung di Harian Umum Republika dalam rentang waktu (2006-2007), sebelum dipublikasikan dalam bentuk buku oleh penerbit media tersebut. Continue reading “Perempuan Mencari Tuhan”

Tubuh, Politik dan Elegi Humanitas

Pameran Tunggal ?Metafor Tubuh? Putu Sutawijaya
Wayan Sunarta
http://www.sinarharapan.co.id/

Sejumlah tubuh manusia. Tanpa busana. Tanpa Identitas. Tanpa jelas jenis kelaminnya. Berjingkrak. Seperti mabuk. Masing-masing memegang kepala atau tengkuknya, seperti kesurupan, seakan tersiksa atau stres akan suatu kondisi yang dihadapinya. Sementara itu, di atas sejumlah tubuh manusia stres itu, sesosok tubuh terbang melayang, seakan bebas tanpa penghalang. Tubuh itu seperti ingin meraih sesuatu, mungkin meraih harapan yang mengambang pada udara hampa. Continue reading “Tubuh, Politik dan Elegi Humanitas”

Dari Peluncuran “Garis Langit” Karya Matdon

Penyair Matang Ditempa Waktu
Antonius SP
sinarharapan.co.id

BANDUNG, Eksistensi seorang penyair ditentukan oleh proses yang dilaluinya seiring dengan perjalanan waktu. Dalam hal ini, Matdon “penyair muda asal Bandung” boleh dibilang telah menjalani proses panjang itu dan berhasil menarik perhatian sejumlah penikmat sastra. Sebagai bukti, ketika ia meluncurkan buku puisi kedua, berjudul Garis Langit, di gedung kesenian Baranangsiang, yang terletak di Jl. Baranangsiang, Achmad Yani Bandung, Kamis pekan lalu, antusiasme para undangan “kebanyakan juga seniman” tampak begitu besar. Continue reading “Dari Peluncuran “Garis Langit” Karya Matdon”

Pementasan ?Indonesia Menggugat? Menanti Ratu Adil

Matdon
http://www.sinarharapan.co.id/

Saudara-saudara, sebangsa dan setanah air, sebenarnya pergerakan ini timbul dari pusat kejadian kejadian sendiri, imperialisme itulah penghasut besar, imperialisme itulah penjahat besar yang menyuruh berontak, karena itu bawalah imperialisme itu ke dalam polisi dan hakim!!

***
Kalimat di atas merupakan bagian dari pledoi Soekarno (Presiden Indonesia pertama), di hadapan Majelis Hakim di Pengadilan Kolonial Belanda pada tahun 1930. Continue reading “Pementasan ?Indonesia Menggugat? Menanti Ratu Adil”

Bahasa ยป