Potret Manusia dalam Sekarini

Khisna Pabichara
http://www.suarakarya-online.com/

Manusia adalah binatang berpikir, demikian ditegaskan filsuf besar, Aristoteles. Artinya, satu-satunya potensi besar yang membedakan manusia dengan binatang adalah karena manusia memiliki akal. Akal ini merupakan aset unik yang bisa menegaskan keunggulan manusia dari binatang. Dengan akal, manusia bisa menjadi “binatang beradab”. Continue reading “Potret Manusia dalam Sekarini”

Puisi-puisi Aksentuasif

Beni Setia
suarakarya-online.com

ADA luka ketika harus membolak-balik buku kumpulan puisi dua penyair Solo ini, yang dihadirkan dalam tehnik saling lekat punggung – singkur – singkuran mirip pengantin cemburu. Risalah Abad Bandung Mawardi itu menarik, dan Pigura Haris Firdaus sangat menarik, jadi kenapa harus menghadirkan yang satu dengan membalikkan yang lain? Apa tak bisa tertib disusun searah berdasarkan abjad dan diberi judul Solo Berdua? Continue reading “Puisi-puisi Aksentuasif”

Tan Malaka dan Buku-Buku Penjebol Wacana

Mohammad Afifuddin*
http://www.jawapos.com/

SEBAGAIMANA diutarakan Goenawan Mohamad, pada hari-hari dalam bulan Agustus 1945, yang runtuh bukan sebuah kekuasaan politik. Hindia Belanda sudah tidak ada, otoritas pendudukan Jepang yang menggantikan juga baru saja kalah. Yang ambruk adalah sebuah wacana.

Sebuah wacana adalah sebuah bangunan perumusan. Tapi, yang berfungsi di sini bukan sekadar bahasa dan lambang. Sebuah wacana dibangun dan ditopang kekuasaan dan sebaliknya, membangun serta menopang kekuasaan itu. Continue reading “Tan Malaka dan Buku-Buku Penjebol Wacana”

SUARA KEJUJURAN DAN KESEDERHANAAN

APRESIASI ATAS ANTOLOGI PUISI DWIBAHASA MENGIKUTI PILIHAN HATI KARYA WILSON TJANDINEGARA*
Maman S. Mahayana**
http://mahayana-mahadewa.com/

Hakikat puisi adalah citraan (imagery), sebuah proses tindakan mental yang terjadi dalam pikiran. Ia mendorong terjadinya penciptaan bayangan visual yang hadir lantaran ada sesuatu yang menyentuh saklar memori untuk mengaitkannya pada sesuatu yang lain. Citraan merangsang memori, asosiasi, dan pikiran kita untuk membayangkan atau memvisualisasikan sesuatu, peristiwa atau hal tertentu sesuai dengan pengalaman pribadinya. Continue reading “SUARA KEJUJURAN DAN KESEDERHANAAN”

Dia Hanya Seorang Pengarang

Ahan Syahrul*
http://www.jawapos.com/

”Mengarang, pada awalnya. Dan, pada akhirnya.” Hanya kalimat itulah yang terucap dari Hamka ketika dipuja tentang kebesarannya. Dia mengatakan hanya seorang biasa saja, seorang pengarang tepatnya. Padahal, kita tahu bahwa Hamka adalah pejuang kemerdekaan, penulis, ulama, agamawan, wartawan Pedoman Masyarakat, serta pemimpin redaksi majalah Panji Masyarakat dan Gema Islam.

Dia juga tercatat sebagai dosen di Universitas Muhammadiyah Padang Panjang. Bahkan, Hamka pernah menjabat rektor Universitas Moestopo Jakarta dan Universitas Islam Jakarta. Seorang besar, tetapi dalam hidupnya tidak pernah merasakan tamat dari SD, apalagi diwisuda layaknya sarjana. Continue reading “Dia Hanya Seorang Pengarang”

Bahasa ยป