Sajak-Sajak Heri Latief

Membela Keadilan

bacalah sejarah kisah para pejuang anti penindasan, yang anti penjajahan, membela bangsanya demi cita-cita kemerdekaan sejati, yang dibilang semangat 100% merdeka! kapan itu semua terjadi? setelah proklamasi 45 berapa banyak korban jiwa yang ditumbalkan kerna kerakusan napsu para pejabat sialan pengkhianat rakyat. Continue reading “Sajak-Sajak Heri Latief”

Puisi-Puisi Heri Latief

Tanjung Periok Berdarah

suatu malam yang dingin berkabut di bulan oktober 1984, aku ada di neumunster (jerman barat). malam itu ada tamu dari jauh, yang mengabarkan kekejaman rezim suharto membabat rakyat di jalanan dengan senjata buatan amerika.

air mata berlinang, rasanya hati tertusuk bayonet, sakitnya terasa sampai sekarang. kekerasan negara terulang, setiap hari rakyat kecil hanya bisa makan sekali, itu pun kalau ada rejeki. sedangkan birokrasi asik beramai-beramai-berkorupsi. Continue reading “Puisi-Puisi Heri Latief”

Puisi-Puisi Heri Latief

Politik Peluru

lihatlah, penguasa ganas menembaki rakyat!
kekuasaan tak mau tau soal kemanusiaan
pejabat bangsat mandi darah rakyat
raungan pedih, derita jerit sakit korban
tangisan keluarga yang ditinggalkan
langit jakarta memerah!
politik istana pertumpahan darah
di tanjung periok tragedi diulang lagi
yang muda berani melawan pentungan Continue reading “Puisi-Puisi Heri Latief”

Sajak-Sajak Heri Latief

Batu Lawan Peluru

semua orang tau, pejabat bermasalah itu ditendang oleh kawan2nya sendiri, kerna membahayakan kedudukan dan kepentingan raja, maka pembantu pun dikorbankan, padahal semua yang terlibat harus dibabat. jangan pilih-pilih tebu nanti dapat ampasnya, begitulah cara membersihkan rumah yang kotor, yang penuh koruptor?

semua berita bisa diatur dari sana, tapi di dunia maya ini kita bebas memilih dan memilah cerita soal kongkalingkong orang istana dan kasus bank century, yang sampai saat ini tak bisa diketahui kemana larinya uang itu, siapa yang jadi sutradaranya? Continue reading “Sajak-Sajak Heri Latief”

Bahasa ยป