PERANG SASTRA DALAM DUNIA KONTEMPORER

; Komunitas Sastra Indonesia (KSI) Sebuah Amunisi

Imamuddin SA

Dewasa ini peranserta komunitas dalam kesusastraan sangat mendominasi. Dapat dikatakan komunitas merupakan sentral dari sastra. Komunitas adalah nyawanya. Konotasi nyawa berorientasi pada penyambung hidup. Jadi kehidupan kesusastraan di negeri ini akibat adanya peranserta komunitas-komunitas yang ada. Continue reading “PERANG SASTRA DALAM DUNIA KONTEMPORER”

SARKASME

Imamuddin SA

Tak ada salahnya jika hari ini aku menghampiri adikku. Aku yang kebetulan baru pulang dari pasar menemui sahabat karibku. Ah tidak, aku lupa. Ia bukan sekedar sahabat karib. Tetapi saudara abadi. Saudara yang akan bersatu di kehdupan esok hari.

Ini sudah jadi kebiasaanku. Setiap pasar Pahing dan Wage, aku kerap menemuinya. Itu jika aku tidak ada aktifitas lain di rumah. Biasalah, ada saja yang aku omongkan dengannya di pasar. Dari masalah pribadi. Dagangan. Pergolakan hidup. Agama. Dan bahkan ketauhidan. Yang paling senang adalah ketika aku memperhatikan karakter pembeli yang cukup variatif. Aku bisa mempelajari psikologi seseorang dari caranya membeli dan menawar barang dagangan. Continue reading “SARKASME”

DIALOG ANAK LAUT

Catatan Kecil tentang Puisi Mardi Luhung
Imamuddin SA
http://forum-sastra-lamongan.blogspot.com/

Siapa yang tidak kenal dengan Mardi Luhung! Penyair yang kerap dipanggil Hendry ini adalah seorang guru sebuah lembaga pendidikan di Gersik. Selain ia tekun dalam dunia pendidikan, yang tidak kalah lagi adalah ketekunannya dalam dunia kesusastraan. Ia dapat dikatakan sebagai motor kesusastraan di Gersik. Perjuangan sastranya di kota tersebut sungguh luar biasa. Hal itu terbukti dari eksistensinya sebagai gerilyawan sastra. Ia mencoba memasyarakatkan sastra mulai dari lingkungan bawah sampai atas. Dari sekolah sampai jalanan. Continue reading “DIALOG ANAK LAUT”

SEBUAH SUGESTI PEMBODOHAN

Imamuddin SA *

Sudah barang tentu kita mengenal istilah ini. Tidak hanya itu, jangankan dalam dunia kesusastraan (fiksi), bahkan kita sendiri kerap mengalaminya dalam realitas kehidupan sehari-hari. Ya, benar! Istilah itu adalah konflik.

Tidak dapat dielak lagi, jika kita mengatakan bahwa karya sastra merupakan mimesis. Karya sastra adalah gambaran realitas yang diusung oleh pengarang ke dalam bentuk teks tulis. Karya sastra adalah miniatur kehidupan. Continue reading “SEBUAH SUGESTI PEMBODOHAN”

Bahasa ยป