5 Jam Bersama

Jayaning S.A

“Gimana? Nggak apa-apa Bapak tinggal disini?” Bapakku tersenyum.
“Nggak apa-apa. Bapak pulang aja,” jawabku.

Lagi, untuk yang kesekian kalinya aku minta ditinggal sendiri. Aku ingin belajar menghadapi sendiri, dengan segala carut marutnya. Oh ya, perkenalkan, aku seorang mahasiswi yang tinggal di bagian timur pulau Jawa, di desa kecil di pinggiran kota yang juga kecil. Continue reading “5 Jam Bersama”

WATU PRAHU

Jayaning S.A

Kata ibuku, batu itu sudah ada di sana sejak pertama kali ibuku datang ke daerah ini. Ya, sebuah batu hitam memanjang berbentuk seperti perahu tertangkup yang ada di kaki bukit, tak sampai berjarak puluhan meter dari pintu rumahku.

Batu itu bisa kulongok tiap saat dari jendela depan rumah, asalkan bukan malam hari. Tampak jelas di antara pohon-pohon kurus yang tumbuh jarang di sekitarnya. Continue reading “WATU PRAHU”