Tag Archives: M. Raudah Jambak

Menelisik Eksistensi Sastrawan Wanita Sumatera Utara

M. Raudah Jambak
http://www.analisadaily.com/

Ratman Suras gelisah! Itu yang terbersit di benak saya, ketika Omong-Omong Sastra di UISU Jalan Puri (Minggu, 15/04) lalu. Ratman mengatakan, untuk peta kepenyairan wanita di Sumatera Utara, masih sedikit kaum wanita yang menghiasi blantika sastra khususnya puisi. Jika dilihat dari antologi yang lahir, masih begitu minim para penyair wanita yang ikut andil di dalamnya. Sekilas mereka yang biasanya menghiasi blantika sastra khususnya puisi di Sumatera Utara, mungkin saja telah menemukan dunia lain yang dianggap lebih menjanjikan daripada dunia kepenyairan.

Zulaikha dan Segelas Air yang Tertumpah dari Tangannya

M. Raudah Jambak
http://www.lampungpost.com/

PEREMPUAN itu termenung, menatap jauh menembus langit. Tangannya mengelus ubun-ubun Zulaikha, anaknya yang baru berusia dua tahun itu. Bocah perempuan itu memandang tak berkedip ke arah ibunya, seperti ikut merasakan keresahan hati ibunya. Zulaikha pun tak seperti biasanya, dia lebih suka mengelendoti ibunya, padahal hari begitu cerahnya.

Tataran Pemahaman dalam Sastra

M. Raudah Jambak
http://www.analisadaily.com/

Penggunaan istilah, terkadang membuat penulis atau pembicara selalu khilap dengan makna dasar dari kata-kata yang dituangkannya. Mungkin seorang pembaca atau pendengar mencoba memahami dan memaklumi pemaknaan yang tertuang itu. Bombastiskah? Atau ambigu? Dalam pembicaraan bahasa memang ada yang disebut dengan polisemi yang berarti satu kata banyak arti, tetapi dia tidak terlepas dari makna dasarnya. Berbeda dengan homonim yang memiliki pengucapan dan penulisan yang sama tetapi berbeda arti, hanya saja tidak ada hubungan dengan makna dasarnya.

Bahasa dan Sastra Indonesia di Sekolah

M Raudah Jambak
http://www.hariansumutpos.com/

Pendidikan Bahasa Indonesia merupakan salah satu aspek penting yang perlu diajarkan kepada para siswa di sekolah. Tak heran apabila mata pelajaran ini kemudian diberikan sejak masih di bangku SD hingga lulus SMA.

Dari situ diharapkan siswa mampu menguasai, memahami dan dapat mengimplementasikan keterampilan berbahasa. Seperti membaca, menyimak, menulis, dan berbicara. Kemudian pada saat SMP dan SMA siswa juga mulai dikenalkan pada dunia kesastraan.

Sajak-Sajak M. Raudah Jambak

http://www.lampungpost.com/
Syuhada yang Berkendara Gempa

Hari ini dan kemarin adalah hari esok
jalan kita menuju pintupintu surga
masuklah segera
gempa adalah sampan sajadahmu
yang paling gempita para syuhada
naiklah segera
maka, pada hari ini aku hanya bisa menabur
doadoa pada nisanmu yang entah tertanam