Pulung Gantung

Mahwi Air Tawar
suaramerdeka.com

MARDI tersentak dan lekas beranjak. Sementara, ngiokkeokkoak…, suara burung gagak dari sela balik ranting-ranting kering bergelantungan membuat suasana perkampungan yang sunyi semakin mencekam. Dan sontak, setelah tak seberapa lama jedah dari suara burung gagak itu, terdengar suara lecutan rotan disertai lengking panjang seseorang. Continue reading “Pulung Gantung”

Penyair Muda Yogya Sekarat?

Mahwi Air Tawar
kr.co.id

SEBAGAIMANA pernah disinggung dalam sebuah pertemuan oleh penyair Raudal Tanjung Banua dan cerpenis Joni Ariadinata. Bahwa, kini Yogya telah kehilangan penulis puisi yang benar-benar berkualitas karyanya. Terlepas benar dan tidaknya anggapan di atas, sejauh ini karya-karya penulis muda Yogya yang kadang-kadang nampang di media, sepertinya memang biasa-biasa saja. Justru, yang sangat pesat perkembangannya, baik secara kualitas maupun produktivitas ada di daerah lain. Penyair Yogya harus mengakui hal itu, bahwa daerah lain, seperti Lampung misalnya, jauh lebih bermutu karyanya ketimbang Yogya, yang konon pernah melahirkan banyak penyair kenamaan di jagad sastra nasional. Continue reading “Penyair Muda Yogya Sekarat?”

Malam Penentuan

Mahwi Air Tawar
padangekspres.co.id

Rumah Markoya menghadap ke utara. Di ujung barat samping rumah terdapat bangunan langgar: terbuat dari anyaman bambu menghadap ke timur. Sudah tua benar usianya. Pada bagian-bagian tertentu tampak keropos.

Lurus dengan pintu kamar tidur, tak jauh dari beranda sebuah bingkai terbuat dari bilah bambu, terapit balok kayu. Di tengah-tengah bingkai itu ada rajutan benang berwarnai-warni. Nyaris kusam warnanya. Bingkai, rajutan benang itu: Barana, namanya. Continue reading “Malam Penentuan”

Bahasa ยป