Marhalim Zaini
Riau Pos, 26 Juni 2011
HARI ini, banyak orang seperti keranjingan mall. Pusat perbelanjaan modern abad ke-21 itu, yang tumbuh menjamur di kota-kota, tampaknya telah demikian memikat hasrat banyak orang untuk mengunjunginya. Tidak hanya pada hari libur, tapi hampir setiap saat mall senantiasa ramai. Meskipun mall adalah sebuah pasar, tapi mereka yang datang ke mall tidak semata bertujuan melakukan transaksi jual-beli. Sebab rupanya, konsep jual-beli yang dimiliki oleh pasar alamiah telah dilampaui oleh konsep pasar yang dikembangkan mall. Continue reading “Mal Permainan Simbol Sosial, Pembentukan Identitas Kultural”
