Mawar Tak Berduri Bidan Flores (Novel Maria Matildis Banda)

Yohanes Sehandi *
Pos Kupang, 17 Okt 2017

“Jangan takut ibu, kita harus bertahan! Karena ketakutan meningkatkan penindasan.” Kutipan ini adalah baris puisi penyair WS Rendra yang berjudul “Jangan Takut Ibu” untuk menguatkan hati kaum ibu yang berjuang melawan penindasan.

Dua baris puisi WS Rendra di atas dikutip dalam novel Wijaya Kusuma dari Kamar Nomor Tiga karya novelis Maria Matildis Banda, biasa disapa Mery Banda. Novel ini diterbitkan Penerbit Kanisius Yogyakarta (2015) tebal 568 halaman. Novelis ini suka memberi judul novel berkaitan dengan bunga. Sebelumnya sudah terbit novel Liontin Sakura Patah, Bugenvil di Tengah Karang, dan Pada Taman Bahagia. Continue reading “Mawar Tak Berduri Bidan Flores (Novel Maria Matildis Banda)”