Silap Bahasa, Hilang Bangsa

Muhammad Subarkah
Republika, 28 Juni 2011

MESKI mampu berbahasa asing dan terdidik secara Barat, para pendiri bangsa bangga akan bahasa nasionalnya.

“Orang pintar dan pejabat kita bicara mirip kompeni!” Ungkapan kekesalan ini diucapkan seniman, pakar bahasa, dan penulis novel kondang, Remy Sylado. Dia secara terbuka mengkritik sikap angkuh sebagian elite Indonesia yang suka pamer berbicara dengan bahasa ‘Indoenglish’ atau bahasa ‘gado-gado’, gaya bertutur tentara kolonial di Zaman Belanda dulu. Campur aduk diselingi patahan kalimat asing. Continue reading “Silap Bahasa, Hilang Bangsa”