Sekeranjang Sastra tanpa Sayembara

Nurdin Kalim, Rofiqi Hasan
http://majalah.tempointeraktif.com/

Suatu hari pada tahun 1983, Ida Ayu Oka Rusmini hijrah ke Bali dengan hati gundah. Di tanah leluhurnya itu, Oka berhadapan dengan sekeping realitas: perempuan Bali masih berada di persimpangan. Mereka berhadapan dengan hal-hal baru, sementara pakem-pakem adat istiadat tertanam kuat dalam struktur masyarakat Pulau Dewata itu. Tak ada pilihan, bila ingin maju, mereka harus siap menghadapi benturan sosial. Continue reading “Sekeranjang Sastra tanpa Sayembara”

Nostalgia Teater Mbeling

Nurdin Kalim
http://www.tempointeraktif.com/

Seorang pria paruh baya berpenampilan dandy muncul di atas pentas. Mengenakan jas, topi pet, dan sepatu merah yang dipadu celana panjang serta dasi putih, pria itu berjalan sambil menyeret koper putih berisi bunga plastik merah-putih menuju sebuah apartemen berlantai 20 ? yang tampak menjulang sebagai latar panggung. Continue reading “Nostalgia Teater Mbeling”

Energi Baru Achdiat

Nurdin Kalim, L.N. Idayanie
majalah.tempointeraktif.com

Sastrawan angkatan Pujangga Baru, Achdiat Kartamihardja, ramah melayani puluhan penggemar yang antre meminta tanda tangan. Jari-jarinya yang sudah tampak keriput bergetar saat menorehkan pulpen di buku Manifesto Khalifatullah, Rabu sore pekan lalu, dalam acara peluncuran buku terbarunya itu di Taman Ismail Marzuki, Jakarta. “Saya sangat bahagia bisa datang lagi ke sini,” ujar kakek yang 43 tahun terakhir menetap di Canberra, Australia, itu dengan sumringah. Continue reading “Energi Baru Achdiat”

Perjalanan 70 Tahun Sapardi Djoko Damono

Nurdin Kalim
tempointeraktif.com

Sapardi Djoko Damono lahir di Solo, Jawa Tengah, 20 Maret 1940 adalah salah seorang penyair terbaik yang dimiliki Indonesia. Dengan karir yang panjang sebagai penyair, penerjemah, redaktur, dan pengajar sastra, Sapardi telah melahirkan banyak karya, murid, maupun peniru, yang tersebar di pelbagai penjuru.

Sajak-sajaknya, yang sederhana dan jernih namun menyimpan kedalaman tak terduga, telah menjadi suara tersendiri dan memberi corak baru dalam khasanah puisi Indonesia. Continue reading “Perjalanan 70 Tahun Sapardi Djoko Damono”