Tiga Puisi Rakai Lukman

NEGERI AIR

Sungai-sungai luber, sawah-rumah tergenang. Nyanyi tangis pengungsi. Langit memeras keringat saban sore hingga pagi. Dibibir sungai tanggul tak lekas berdiri.
Negeri air. Banjir ajang wisata bencana. Meraup untung ribuan derita. Sumbangan menggunung di lumbung serupa sampah. Dompet peduli bengkak tak terbendung. Meringkuk sepi di bunker saja. Continue reading “Tiga Puisi Rakai Lukman”

Bahasa ยป