Serutan Mozaik Novelis Prodigi

J. Sumardianta
http://www.jawapos.com/

”Inilah kekuatan susastra. Ia menceritakan kesenangan sehingga membuat jiwa menari kegirangan. Ia menuturkan kesedihan sampai menangis tersedu sedan. Ia mengabarkan cinta hingga memaksa orang jadi lemah lembut. Ia mengatakan bahaya dan membuat orang bergidik. Ia melampiaskan kemarahan yang meluap hingga membuat orang jadi waspada. Ia mengatakan kecongkakan sampai membuat orang menghunus badik. Ia mengatakan hasutan dan membuat orang terprovokasi. Ia mengatakan sesuatu yang melambungkan jiwa hingga membuat orang terangkat ke langit tujuh. Ia mengatakan kerendahan hati dan membuat orang luruh egonya. Sastra mengguncangkan hati dan membuat mata berkilauan.” Continue reading “Serutan Mozaik Novelis Prodigi”

Wangi Bunga Di Atas Makam

Sabrank Suparno

Mendamba, adalah puncak do?a bathin nan serius, yang dilakukan orang tua pada anaknya, guru pada muridnya, dosen terhadap mahasiswanya, kiai pada santrinya, agar kelak anak didik dan anak asuhnya menjadi orang yang berguna bagi nusa, bangsa dan agama. Tak heran jika kemudian para orang tua rela mengucurkan jutaan rupiah demi pendidikan anaknya, dengan harapan agar kelak di kemudian hari tidak bernasib seperti bapaknya. Namun tentu saja lebih baik dari segi apapun; moral, intelektual, spiritual sebagai harkat martabat hidupnya. Continue reading “Wangi Bunga Di Atas Makam”

Kerusuhan Mei 1998 di Mata Seno

Budi Darma
majalah.tempointeraktif.com

IBLIS TIDAK PERNAH MATI
Kumpulan cerpen Seno Gumira Ajidarma
Penerbit: Yayasan Galang, Yogyakarta, 1999

Bahwasanya Seno Gumira Ajidarma pengarang cerpen, dan rata-rata cerpennya enak dibaca, kita semua tahu. Maka, berhadapan dengan Iblis Tidak Pernah Mati, kumpulan cerpen terbaru Seno, kita bisa menduga bahwa kumpulan ini juga enak dibaca. Apalagi, tentunya, sebagian kita pernah membaca beberapa cerpen dalam kumpulan ini, karena semua cerpen sebelumnya pernah dimuat di berbagai media. Continue reading “Kerusuhan Mei 1998 di Mata Seno”

Bahasa ยป