KOMEDI SATIRIS PRESIDEN PENYAIR

Maman S Mahayana
mahayana-mahadewa.com

Sutardji Calzoum Bachri, Hujan Menulis Ayam, Magelang: Indonesia Tera, 2001, xiv + 94 halaman.

Presiden penyair Indonesia, Sutardji Calzoum Bachri, yang jabatan kepresidenannya dilekatkan sendiri, tanpa Sidang Istimewa, memang lebih dikenal lantaran kepenyairannya yang khas, cerdas dan kadangkala nyeleneh. Gebrakannya lewat antologi O Amuk Kapak (1981) telah menempatkannya sebagai pendobrak peta puisi Indonesia tahun 1970-an. Membaca antologinya itu, orang mesti berkerut dahi, mungkin juga dengan geleng kepala. Continue reading “KOMEDI SATIRIS PRESIDEN PENYAIR”

Jadi Guru yang Menginspirasi Siswa

N. Mursidi*
http://www.jawapos.com/

DUNIA pendidikan kita kembali dirundung duka. Hasil pengumuman ujian nasional (unas) Senin lalu (26/4) benar-benar mengejutkan banyak pihak. Pasalnya, jumlah siswa yang tidak lulus meningkat drastis. Pada unas SMA (dan sederajat) 2010, yang lulus hanya 89,88 persen. Sedangkan angka kelulusan unas 2009 mencapai 94,85 persen. Sebanyak 154.079 di antara 1.522.162 siswa peserta unas harus mengikuti unas ulang pada 10-14 Mei mendatang. Siapa yang patut disalahkan dalam kasus ini? Continue reading “Jadi Guru yang Menginspirasi Siswa”

Sejarah yang Dibebaskan

Sumber Terpilih Sejarah Sastra Indonesia Abad XX
Penyusun: E. Ulrich Kratz
Penyunting: Pax Benedanto
Penerbit: Kepustakaan Populer Gramedia, Jakarta, 2000
Peresensi: Radhar Panca Dahana
majalah.tempointeraktif.com

Hal yang paling menarik dari buku ini tentu bukan tebalnya yang lebih dari 1.000 halaman, atau ketekunan penyusunnya yang telah lebih dari tiga dekade menggumuli sastra Indonesia dan sastra Melayu pada umumnya, tetapi pada keberanian sang penyusun menampilkan 97 artikel pilihan Continue reading “Sejarah yang Dibebaskan”

Perjuangan Jadi Single Parent

Lailiyatis Sa’adah*
http://www.jawapos.com/

Situasi puncak dalam kehidupan yang berujung kebahagiaan menjadi dambaan setiap insan. Namun, sebaliknya, ketika dalam situasi paling rendah, yang berwujud dalam rupa-rupa kesedihan dan musibah menerpa, tak banyak yang mampu menyikapinya dengan tegar dan sabar. Maka, tidak jarang, keputusasaan yang berakhir duka (sebut saja seperti bunuh diri) seringkali ditempuh oleh mereka yang tak tahan memikul beban nasib tersebut. Continue reading “Perjuangan Jadi Single Parent”

Bahasa ยป