“Catatan Pinggir” atas Autobiografi Intelektual

Muhammadun AS*
http://oase.kompas.com/
Judul buku: Jihad Ilmiah dari Tremas ke Harvard dalam Lomba Resensi Nasional
Editor: Faiq Tobroni dan Nurhidayatulloh
Pengantar: Dr Phil Sahiron Syamsuddin, MA
Penerbit : Pesantren Nawesea Press Yogyakarta
Cetakan : 1, 2009
Tebal: x1vi + 116 halaman

Sedikit sekali intelektual Indonesia yang menulis autobiografi intelektualnya sendiri. Kebanyakan biografi mereka ditulis murid, kolega, atau wartawan. Continue reading ““Catatan Pinggir” atas Autobiografi Intelektual”

Menginterogasi Nietzsche

Binhad Nurrohmat*
http://www.jawapos.com/

SIAPA Nietzsche? Filsuf Jerman ini -menurut filsuf Inggris Bertrand Russell- lebih merupakan sastrawan ketimbang filsuf akademik. Gaya penulisan karya filsafatnya bergaya literer dan kerap berbentuk aforisme, bahkan puisi.

Friedrich Wilhelm Nietzsche lahir di Rocken, Prussia, 15 Oktober 1844. Orang tua dan kakeknya penganut Lutheran. Sejak remaja dia menggemari karya pujangga Johan Wolfgang Goethe (1749-1832), musikus Richard Wagner (1813-1883), dan filsuf Arthur Schopenhauer (1788-1860). Karya para tokoh besar kebudayaan Jerman itu memberikan pengaruh besar dan penting bagi pemikiran Nietzsche. Continue reading “Menginterogasi Nietzsche”

Setelah 40 Tahun Soe Hok Gie

M. Lubabun Ni’am Asshibbamal S. *
jawapos.com

APA yang masih mungkin dihikmahkan dari sebuah buku tentang Soe Hok-gie selang 40 tahun setelah kematiannya? Pada posisi kita yang memang sudah sedemikian meneladani Hok-gie sebagai sosok yang idealis, humanis, dan moralis; tentulah tidak cukup memeriksa buku ini sebagai ikhtiar untuk semata mengingat nama Hok-gie. Tidak cukup bila diniatkan sebagai resepsi mengekalkan memori belaka. Lebih dari itu, kehendak macam apa sejatinya yang kini mendorong kita untuk menampilkan figur Hok-gie sekali lagi? Ya, tidakkah buku Catatan Seorang Demonstran (1983) tersiar masyhur buat meneladani Hok-gie sebagai ”intelektual muda yang berani, lantang, dan sekaligus romantis”? Continue reading “Setelah 40 Tahun Soe Hok Gie”

Kematian Sang Penyair

Dati Wahyuni *)
http://oase.kompas.com/
Judul Buku : Mata Air Inspirasi; Mengenang Pemikiran dan Tindakan KH. Zainal Arifin Thoha, Pendiri dan Pelopor Pesantren Mandiri
Penulis : Joni Aridinata dkk.
Penerbit : Kutub, Yogyakarta
Cetakan : I Maret 2009
Tebal : xiii + 110 halaman

Jika selama ini kita mendengar, membaca atau mengikuti acara yang beraroma sastrawi, yang ada hanyalah pembacaan karya sastra berikut apresiasi terkadap karya tersebut. Continue reading “Kematian Sang Penyair”

Bahasa ยป