Badai Puisi dari Belanda: Kiriman Heri Latief

Asep Sambodja
http://asepsambodja.blogspot.com/

Penyair Heri Latief membuka mata semua orang tentang kenyataan yang terjadi di Indonesia. Setahun sebelum kasus mafioso peradilan terungkap di Mahkamah Konstitusi pada Selasa, 3 November 2009, Hari Latief (2008) sudah bersuara lantang melalui puisi-puisinya yang terhimpun dalam buku 50% Merdeka. Kenyataan yang begitu telanjang tentang bobroknya aparat hukum di negeri Indonesia ini pun telah lama diteriakkan penyair Indonesia yang tinggal di Amsterdam, Belanda, ini. Continue reading “Badai Puisi dari Belanda: Kiriman Heri Latief”

Tan Malaka dan Tiga Pamflet Revolusioner

Bastian Gaguk

“Revolusi adalah mencipta”
–Tan Malaka, Aksi Massa (1926)

A. Biografi Tan

Tan Malaka, lengkapnya Ibrahim Datuk Tan Malaka, termasuk salah seorang tokoh bangsa Indonesia yang memiliki kisah dan semangat nasionalis yang luar biasa, tetapi juga kontroversial. Bukan itu saja, bagi banyak orang, apalagi mereka yang hanya pernah mendengar nama dan sepak terjang perjuangan politiknya dari mulut ke mulut, tokoh ini mengandung berbagai misteri sehingga menjadikannya legendaris. Continue reading “Tan Malaka dan Tiga Pamflet Revolusioner”

Roman Kehidupan Kusni Kasdut

S.I. Poeradisastra
http://tempointeraktif.com/
KUSNI KASDUT
Oleh: Parakitri
Penerbit: P.T. Gramedia, Jakarta, 1979, 318 halaman, 18 x 11 cm.

REVOLUSI meruntuhkan sistem nilai lama dan menyusun sistem nilai baru. Revolusi yang sungguh-sungguh serba besar penuh kepahlawanan dan diliputi romantik. Hanya sedikit orang merenung mempertanyakan segala sesuatu dalam revolusi itu. Kebanyakan bertindak, larut tanpa bentuk di dalamnya, dan menggagau-gagau mencari identitas yang terus terlepas. Continue reading “Roman Kehidupan Kusni Kasdut”

Mochtar Lubis: Pahlawan Saya Mahatma Gandhi

Ditulis ulang: Leila S. Chudori
tempointeraktif.com

Dalam usia 70 tahun pekan lalu, wartawan sejak sebelum perang ini mengenang banyak hal. Dari “zaman keemasan pers Indonesia”, hubungannya dengan Bung Karno, sampai bagaimana menjaga semangat dalam sel penjara.

Dialah wartawan Indonesia yang banyak memperoleh penghargaan internasional. Antara lain Hadiah Ramon Magsaysay dari Filipina, dan Pena Emas dari Federasi Pemimpin Redaksi Sedunia. Sastrawan yang juga banyak meraih hadiah ini, yang mendirikan majalah sastra Horison, dan salah seorang anggota Akademi Jakarta ini bertutur tentang semua itu kepada Leila S. Chudori. Continue reading “Mochtar Lubis: Pahlawan Saya Mahatma Gandhi”

Bahasa »