Sekarang aku tau…
setelah bisa membaca segala macam berita, juga cerita dari mulut ke mulut yang bergetar kerna pedihnya trauma, betapa kejamnya bangsaku membantai sodaranya sendiri.
ratusan ribu halaman buku, jutaan kata kata, tak bisa menggambarkan kengerian tragedi kemanusiaan, kisah air sungai berdarah di bengawan solo, kesedihan tenggelam dalam ketidakpastian, manusia kapan sadarnya?? Continue reading “Sajak-Sajak Heri Latief”
