Melacak Definisi Nilai Religiusitas dalam Sastra Pesantren

Sobih Adnan
nu.or.id

Lagi-lagi, saat membicarakan tentang apa dan bagaimana sastra pesantren sebenarnya?, Semuanya memang harus dikembalikan dan dibiarkan untuk berjalan dan berkembang secara dinamis, agar ruh utama dalam sastra yang bernilai kebebasan menemukan keleluasaaan di dalamnya. Namun lagi-lagi, jika berdasarkan tuntutan peta kesusasteraan dunia, sastra pesantren juga harus mampu menunjukkan terlebih lagi menjelaskan titik khas, originalitas, otentitas, sekaligus geneuinitas yang terdapat dalam dirinya sendiri. Continue reading “Melacak Definisi Nilai Religiusitas dalam Sastra Pesantren”

Pesona Sastra dan Tradisi Berfikir Nahdliyin

Arus corak Realisme-Magis dalam Sastra Kontemporer
Sobih Adnan *
http://nahdliyin.net/

? Menulis puisi bagi saya adalah membebaskan kata-kata yang berarti mengambalikan kata pada awal mulanya. Pada mulanya kata adalah kata. Dan kata pertama adalah mantera. Maka menulis puisi bagi saya adalah mengembalikan kata kepada mantera. ?

( Sutardji Calzaum Bachri. Bandung, 30 Maret 1973 ) Continue reading “Pesona Sastra dan Tradisi Berfikir Nahdliyin”