Sofian Dwi
Seputar Indonesia, 17 Jan 2010
KRITIK sastra yang ideal merupakan bentuk perayaan atas penciptaan. Seraya menakar mutu sebuah karya,kritik yang unggul adalah merespons karya tersebut,mengaktualkan hal-hal yang potensial pada karya yang ditelaah itu dan dengan begitu menciptakan kepingan karya yang baru.
”Telaah yang istimewa adalah sebuah karya sastra tersendiri.Karya sastra yang bisa berdiri sendiri tapi kehadirannya dimungkinkan oleh karya yang ditelaah,”tandas dewan juri telaah sastra Nirwan Ahmad Arsuka,pada malam anugerah telaah sastra yang digelar Dewan Kesenian Jakarta (DKJ),kemarin. Continue reading “Perayaan Telaah Sastra”
