Kapak Berhala Namrud

Rodli TL

Nyanyian latar mengisi kesunyian ruang. Bergerak menyusup pada tiap gelap pada tiap mimpi.

Mimpi, Mimpikah aku, Aku punya mimpi, Mimpi
Seseorang yang sudah lanjut usianya tiduran di atas altar, diselimuti remang malam. Diantara patung-patung sesembahan yang hancur, Ia mendengkur, dan kadang mengigau. Ia seakan terjaga, lalu menemui orang-orang yang sedang menungguhinya. Continue reading “Kapak Berhala Namrud”

Proses Kreatif, Dari Sebuah Titik ke Titik yang Lain

Mashuri

Selama saya berproses, saya merasa antara karya saya yang satu dengan karya lainnya itu ditempa dan dilalui dengan proses yang berbeda. Antara prosa dan puisi, juga dirangkai dan ditemukan dalam proses yang berbeda pula. Tentu bukan hanya bertaruh perihal bentuk semata, tapi juga nalar estetik, kegelisahan, juga gagasan yang melingkupinya. Continue reading “Proses Kreatif, Dari Sebuah Titik ke Titik yang Lain”

KADO SPESIAL

AS. Sumbawi

Besok; usia pernikahanku dengan Hamidah genap lima tahun. Dan selama itu, kehidupan rumah tangga kami bisa dikatakan berjalan lancar. Percekcokan kecil mungkin biasa. Tapi, percekcokan hingga menyebabkan Hamidah sampai pulang ke rumah orang tuanya, kupastikan belum pernah. Menurutku, keadaan ini disebabkan aku sangat mencintainya. Begitu pula sebaiknya. Continue reading “KADO SPESIAL”

Menemukan Rumi Lewat Matsnawi

Liza Wahyuninto

Sosok Maulana Jalaluddin Rumi kini mulai sering dibahas di seluruh penjuru dunia. Ketokohannya dalam bidang sufi dan sastra mulai menjadi perbincangan yang seolah tiada mengenal kata “lawas”. Tidak salah jika pada pertemuan pertama Fariduddin al-Attar dengan Rumi, dengan optimis ia meramalkan: “hari akan datang, dimana anak ini akan menyalakan api antusiasme ketuhanan ke seluruh dunia”. Dan hari yang diramalkan oleh sang penulis karya agung “Musyawarah Burung” tersebut telah lama datang dan hingga kini masih dinikmati oleh kalangan pengkaji Rumi dan karya-karyanya. Continue reading “Menemukan Rumi Lewat Matsnawi”

Bahasa »