Simbol Abadi Pemersatu Negeri

Misbahus Surur*
http://www.jawapos.com/

Di tengah geliat karya terjemahan buku-buku sejarah, misalnya The History of Java karya Thomas Stamford Raffles serta The History of Sumatra-nya William Marsden, muncullah kemudian Nusantara: A History of Indonesia (judul terjemahan: Nusantara: Sejarah Indonesia), karya indolog Bernard H. M. Vlekke, ditulis berkisar 1941-1943. Penyerangan Jepang atas pangkalan militer Amerika di Asia Pasifik (Pearl Harbor), dijadikan penandanya. Barangkali inilah trilogi historiografi terjemahan teranyar yang membincang wacana sejarah negeri ini. Continue reading “Simbol Abadi Pemersatu Negeri”

MENGENAL GURINDAM

Maman S Mahayana
http://mahayana-mahadewa.com/

Gurindam secara umum, semula dipahami sebagai dua baris perkataan yang menjadi peribahasa atau pepatah. Mengingat pesan yang dikandungnya berisi nasihat atau peringatan, maka dalam masyara?kat Melayu, gurindam sering dianggap sejenis dengan kata mutiara. Ia ditulis di halaman buku atau ditempel di dinding sebagai penghias. Kadang kala diucapkan oleh para tetua desa pada acara-acara tertentu sebagai nasihat atau peringatan. Mereka menganggap bahwa nasihat seperti itu sebagai sesuatu yang patut disampaikan dan diresapi pendengarnya. Perhatikan contoh gurindam berikut ini: Continue reading “MENGENAL GURINDAM”

Bahasa ยป