Dan Atau

Putu Wijaya
http://putuwijaya.wordpress.com/

Setelah reformasi, ketika sentralisasi yang dianggap sebagai penjajahan pusat kepada wilayah berakhir, desentralisasi pun dipacu. Otonomi daerah menyebabkan terjadi berbagai pergeseran. Peran adat dan tradisi yang di masa Orde Baru diringkes untuk dibuang, digantikan dengan keseragaman dari pusat, kembali dihidupkan. Kearifan ?dan atau? kebijakan lokal pun kini banyak dipacu. Revitalisasi kearifan ?dan atau? kebijakan lokal menjadi semacam harapan. Baca selengkapnya “Dan Atau”

NOVEL POPULER DAN NOVEL SERIUS

Maman S. Mahayana*
http://mahayana-mahadewa.com/

Pertanyaan yang banyak muncul di kalangan guru sastra yang menyangkut novel populer adalah: kriteria apa yang menjadi ciri pembeda antara novel serius dan novel populer; bagaimana menangkap dan menentukan perbedaan-perbedaan kedua jenis novel itu Pertanyaan berikutnya menyangkut keraguan: apakah para siswa dibolehkan juga membaca novel-novel populer atau hanya novel serius saja? Pertanyaan terakhir berhu-bungan dengan kemungkinan bacaan itu berdampak negatif: apakah novel populer dapat mendatangkan pengaruh buruk bagi siswa atau tidak? Baca selengkapnya “NOVEL POPULER DAN NOVEL SERIUS”

Istilah pencarian yang masuk:

Jalan Teater, Ketunggalan atau Keberagaman?*

Halim HD**
http://www.kompas.com/

KENAPA teater tidak pernah surut dari kehidupan kaum muda, dan kenapa pula jalan itu yang menjadi pilihan bagi mereka untuk mencari dan menyatakan diri mereka? Hidup tampaknya bukan hanya untuk mencari pengisi sejengkal perut di antara kesulitan hidup dan jejalan iklan konsumtif yang selalu menggoda yang ada pada semua ruang. Namun, di situ pula saya menyaksikan, dengan rasa heran yang tak pernah selesai, luapan energi yang menggelegak yang tak pernah sirna dari kedalaman diri kaum muda yang menggabungkan energi mereka ke dalam berbagai grup teater: pencarian diri. Baca selengkapnya “Jalan Teater, Ketunggalan atau Keberagaman?*”