Judul buku : Senarai Batanghari
Penulis : Bunga Rampai Temu Sastrawan Indonesia
Cetakan : 1, Juli 2008
Penerbit : Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jambi
Tebal : 135 Halaman
Peresensi : Susilowati
http://www.lampungpost.com/ Continue reading “Cerita dari Zaman yang Merana”
Sastra Membuat Orang Kaya Imajinasi?
Nuryana Asmaudi
http://www.balipost.co.id/
AKHIRNYA para pelajar di Bali bisa berjumpa dengan para sastrawan terkemuka Indonesia yang didambakannya dalam “Sastrawan Bicara Siswa Bertanya” (SBSB). Seperti dikatakan Taufiq Ismail, program SBSB ingin membantu meningkatkan pendidikan di Indonesia dengan merangsang para pelajar meningkatkan minat baca serta meningkatkan budaya menulis, yang diawali dari basic sastra. Continue reading “Sastra Membuat Orang Kaya Imajinasi?”
Bila Umar Kayam Mengajak Dialog
Judul: Dialog
Penulis: Umar Kayam
Penyunting: Mikael Johani
Penerbit: Metafor Publishing
Tahun: 2005 Jakarta
Tebal: xv + 325 halaman
Peresensi: Rimbun Natamarga
ruangbaca.com Continue reading “Bila Umar Kayam Mengajak Dialog”
MUSEUM RUMAH KELAHIRAN BUYA HAMKA
Wisata Religi yang Banyak Dikunjungi Wisatawan
Habib
SIAPA yang pernah menyinggahi Maninjau, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, tentu tak pernah melupakan panorama indah Danau Maninjau yang berair biru. Pemandangan itu dapat disaksikan dari jalan Kelok Ampek Puluah Ampek. Bak lukisan, keindahan alam ciptaan Tuhan itu memberi banyak inspirasi bagi orang-orang yang pernah lahir dan besar di negeri itu. Continue reading “MUSEUM RUMAH KELAHIRAN BUYA HAMKA”
Pengarang Buya Hamka, Terus Bekerja Sampai Pensiun di Surga
Ngarto Februana
http://www.ruangbaca.com/
Berpendidikan formal hanya sampai kelas dua sekolah dasar, semasa hidupnya Prof. Dr. Hamka telah menulis 113 buku.
Hadiah itu ia terima pada ulang tahun ke-70, dalam sebuah acara kenduri di Aula Masjid Agung Al Azhar, 18 Februari 1978. Haji Abdul Malik Karim Amrullah, yang dikenal dengan Hamka, menerima bingkisan ulang tahun berupa buku Kenang kenangan 70 Tahun Buya Hamka. Continue reading “Pengarang Buya Hamka, Terus Bekerja Sampai Pensiun di Surga”
