Snack Estetis dan Gizi untuk Mengisi Diri

Yang Tergantung Pada Amanat…

Nyoman Tusthi Eddy
http://www.balipost.co.id/

KETIKA saya menjelaskan makna dan fungsi amanat dalam karya sastra, seorang siswa bertanya, ”Kalau karya sastra tidak punya amanat berarti tidak berguna bagi kehidupan. Jadi apa gunanya dibaca?” Ini sebuah pertanyaan kritis, meskipun menunjukkan si penanya belum memahami fungsi sastra; sehingga ia tergantung pada amanat. Continue reading “Snack Estetis dan Gizi untuk Mengisi Diri”

Lokalitas Sastra Indonesia

Beni Setia *
suarakarya-online.com

Definisi sastra lokal mengandaikan satu kesusasteraan yang terkungkung dan dikungkung oleh satu lokalitas. Meski kita sudah terbiasa menerima kehadiran sastra lokal tanpa mempertimbangkan vitalnya aspek eksklusivitas sastra bersangkutan. Bahkan cenderung menerimanya sebagai sesuatu yang inklusif hingga terbuka pada pengaruh asing. Ambil contoh, eksistensi sastra Sunda. Itu pasti bukan sastra yang hanya hadir dalam medium bahasa Sunda dan diumumkan dalam media cetak berbahasa Sunda supaya dibaca oleh komunitas yang terbiasa berkomunikasi dalam dan dengan bahasa Sunda. Continue reading “Lokalitas Sastra Indonesia”

Bahasa »