Estetika Islam dalam Sastra Melayu

Lewat buku tebal ini, Braginsky menuliskan pentingnya karya penulis Melayu dalam penyebaran Islam di Asia Tenggara.
Yang Indah, Berfaedah, dan Kamal: Sejarah Sastra Melayu dalam Abad 7-19
Penulis : Vladimir I. Braginsky
Penerbit : INIS Jakarta, 1998, 695 halaman
Peresensi :Abdul Hadi W.M.
http://majalah.tempointeraktif.com/

V.I. BRAGINSKY tidaklah asing bagi peneliti sastra Melayu. Sarjana prolifik kelahiran Moskow ini banyak mengungkapkan hal penting yang sering disembunyikan sarjana Eropa tentang arti serta relevansi sastra Melayu. Continue reading “Estetika Islam dalam Sastra Melayu”

Politik yang Menyerah

Radhar Panca Dahana *
gatra.com

Ekonom peraih Nobel asal Amerika Serikat, Joseph Stiglitz, sekali memberi masukan dengan mengambil contoh India, Cina, dan Argentina sebagai negara-negara dengan karakteristik yang sama dengan Indonesia, yang ternyata jauh lebih berhasil dalam mengatasi krisis dan kini mencapai stabilitas serta mencatat pertumbuhan ekonomi yang fenomenal. Dengan cara, antara lain, Argentina misalnya, mendesak penghapusan utang, mengenyahkan bantuan IMF dan advis-advisnya, menahan liberalisasi bank dan perusahaan negara, serta mengendalikan pasar bebas, terutama dalam komoditas yang menjadi hajat hidup rakyat. Continue reading “Politik yang Menyerah”

Menelisik Karya Abdullah Munsyi

Suryadi
http://cetak.kompas.com/

Amin Sweeney mungkin sebuah contoh radikal manusia diaspora. Pria berkulit putih ini adalah seorang keturunan Irlandia yang memutuskan ?masuk Melayu? secara kafah sejak tahun 1958 lantaran jatuh cinta kepada kesusastraan Melayu.

Pilihan itu kemudian mengantarkannya menjadi seorang akademikus terkemuka di bidangnya, tidak saja karena ia telah menghasilkan banyak karya ilmiah mengenai kesusastraan Melayu, tetapi juga karena ia mempunyai penciuman yang terkenal tajam dalam mengendus aroma kolonialisme dan Eropa sentrisme dalam sejarah studi sastra dan bahasa Melayu. Continue reading “Menelisik Karya Abdullah Munsyi”

Suryatati Terima Penghargaan Bahasa

Jadikan Bahasa Melayu Bahasa Internasional

Parlyn Manungkalit
http://www.sinarharapan.co.id/

Tanjungpinang-Berabad lamanya, bahasa Melayu menjadi lingua franca di berbagai belahan dunia, khususnya di Nusantara. Kini, sebagai bahasa utama beragam suku bangsa, pemeliharaan dan pemurniannya dilakukan sungguh-sungguh di wilayah Kerajaan Melayu Riau. Terakhir, berpusat di Pulau Penyengat?kini Provinsi Kepulauan Riau. Continue reading “Suryatati Terima Penghargaan Bahasa”

Bahasa ยป