Arus Negasi KesusastraanIndonesia

Rohmat Em Humair
http://www.sinarharapan.co.id/

Sejarah sastra Indonesia telah dimulai sejak tahun 1870 bersamaan dengan runtuhnya kekuasaan raja-raja di Pulau Jawa, Sumatera, dan Kalimantan yang sekaligus diikuti oleh lenyapnya sastra keraton.

Sebagaimana namanya sastra keraton adalah sastra yang hidup dan dilahirkan di lingkungan istana keraton. Oleh karena itu hidup dan matinya sastra keraton amat bergantung sepenuhnya kepada kebijakan raja yang berkuasa saat itu. Continue reading “Arus Negasi KesusastraanIndonesia”

Catatan Seorang Munsyi

Judul buku : Karya Lengkap Abdullah bin Abdul Kadir Munsyi
Penulis : Abdul Kadir Munsyi
Penerbit : Kepustakaan Populer Gramedia, Ecole francaise d’Extreme- Orient
Halaman : 372
Buku 1: Kisah Pelayaran Abdullah ke Kelantan, Kisah Pelayaran Abdullah ke Mekah
Penyunting: Amin Sweeney
Peresensi: Evieta Fadjar
http://www.ruangbaca.com/

Abdullah meninggal di Mekkah–bukan di Jeddah sebagaimana diungkap beberapa teks. Continue reading “Catatan Seorang Munsyi”

Sajak-Sajak Mardi Luhung *

cetak.kompas.com

Kamar Penganten

Sebelum aku meminum minuman itu, cangkirnya bergetar. Dan apa yang diwadahinya juga bergetar. Seperti ingin memisahkan campuran serbuk tuba dari manis gula. Tapi, mukaku yang terkacakan di dalamnya, mengapa selalu seperti muka mayat. Muka mayat yang pucat. Muka mayat yang melengos, saat liang lahat dibukakan bagi dirinya. Liang lahat dengan dinding sedingin bentangan mori. Dan di depan kalian, muka mayatku ini tak lagi meminta apa-apa. Kecuali tanya: Apa yang telah kalian janjikan pada jalan keong milik muka mayatku itu? Continue reading “Sajak-Sajak Mardi Luhung *”

Bahasa ยป