Pohon Jambu Klutuk

Susy Ayu
http://www.facebook.com/inbox/readmessage.php?t=1144770786712&f=1&e=0#/profile.php?id=1852035871

Pernahkah kau menjumpai pohon jambu klutuk yang bisa menjadi sahabat baik sepanjang perjalanan tiga belas tahun kehidupanmu? Aku bahkan memilikinya, ia tumbuh di halaman rumahku. Dahannya sebagian yang menyeberang pagar adalah tempatku berayun sambil menyanyikan lagu lagu yang ada di ingatanku. Kadang penuh, kadang setengah kadang hanya reff nya saja. Pada setiap baris lagu selalu merupakan sapaan pada ujung dahan untuk mencium tepian parit di seberang pagar. Continue reading “Pohon Jambu Klutuk”

Wanita dalam Panggung Sastra Indonesia

Atih Ardiansyah*
http://www.pikiran-rakyat.com/

Dalam “belenggu” tradisi Jawa, Kartini dipingit. Namun, ia tidak kehabisan akal dengan hal itu. Ia lalu sering menulis surat dalam bahasa Belanda lalu mengirimkannya kepada sahabat-sahabatnya di Belanda. Keluarga Abendanon menjadi salah satu sahabat penanya. Kartini menuliskan pandangan-pandangannya mengenai dunia wanita dan pentingnya berbuat sesuatu untuk memajukan kaumnya. Ia pun terkenal dengan motonya “Aku mau?” (Annida edisi No.8/XVI/ 15 April-15 Mei2007, hlm.16) Continue reading “Wanita dalam Panggung Sastra Indonesia”

Sastrawan Sunda dan Perempuan

Atep Kurnia *
newspaper.pikiran-rakyat.com

Bagaimana perempuan digambarkan atau direpresentasikan oleh sastrawan Sunda? Novel Sunda sebelum Perang Dunia II, umumnya menggambarkan tokoh-tokoh perempuan yang malang.

Novel Sunda pertama yang memulainya. Ya, Baruang ka nu Ngarora (1914) karya D.K. Ardiwinata menampilkan Rapiah. Ia digambarkan sebagai perempuan tidak teguh pendirian. Ia berupaya mengikatkan dirinya pada laki-laki berstatus menak, Aom Kusman. Yang ekstrem, bahkan ia rela diperlakukan sewenang-wenang oleh suaminya yang bergelar raden itu. Continue reading “Sastrawan Sunda dan Perempuan”

ANALISIS STRUKTURAL TERHADAP CERPEN GERSON POYK

Maman S. Mahayana
mahayana-mahadewa.com

Analisis struktural, pendekatan instrinsik, atau pendekatan objektif termasuk penelitian, telaah, atau pengkajian terhadap karya sastra sendiri. Perbedaan istilah itu lebih disebabkan oleh perbedaan cara pandang peneliti menempatkan dan memberi pengertian terhadap karya sastra. Dalam analisis struktural misalnya, karya sastra dianggap sebagai sebuah struktur: ia hadir dan dibangun oleh sejumlah unsur yang berperan secara fungsional. Continue reading “ANALISIS STRUKTURAL TERHADAP CERPEN GERSON POYK”

Memihak

Goenawan Mohamad
http://www.tempointeraktif.com/

Politik adalah sebuah tugas sedih: usaha menegakkan keadilan di dunia yang berdosa. Reinhold Niebuhr, theolog itu, mengatakan demikian untuk siapa saja. Tapi saya kira ini terutama berlaku bagi tiap intelektual publik ? artinya seseorang yang dengan tulisan dan ucapannya berbicara ke orang ramai, mengetengahkan apa yang sebaiknya dan yang tak sebaiknya terjadi bagi kehidupan bersama. Continue reading “Memihak”

Bahasa ยป