Puisi-Puisi Taufiq Ismail

oase.kompas.com

INDONESIA KERANJANG SAMPAH NIKOTIN

Indonesia adalah sorga luarbiasa ramah bagi perokok. Kalau klarifikasi sorga ditentukan oleh jumlah langit yang melapisinya. Maka negeri kita bagi maskapai rokok, sorga langit ketujuh klasifikasinya.

Indonesia adalah keranjang besar yang menampung semua sampah nikotin. Keranjang sampah nikotin luar biasa besarnya. Dari pinggir barat ke pinggir timur, jarak yang mesti ditempuh melintasi 3 zona waktu yaitu 8 jam naik pesawat jet, 10 hari kalau naik kapal laut, satu tahun kalau naik kuda Sumba, atau 5 tahun kalau saban hari naik kuda kepang Ponorogo. Continue reading “Puisi-Puisi Taufiq Ismail”

Puisi-Puisi Ach. Nurcholis Majid

oase.kompas.com

Mari Kita Bakar Anjing di Kepalamu dan Benalu di Sekujur Tubuhku

Angin baru saja usai, di tengah lautan, seseorang mengambang menjadi pesta ikan-ikan.
Di halaman, ayam bekisar berperang melawan seekor elang. Satu anaknya hilang dibawa terbang.

Di negeriku, demokrasi menjadi hantu yang membawa lari kemanusiaan. Rakyat seperti orang kencing di pojok pantai. Sambil mematikan rokok, meninggalkan pesing dan mengambil sedikit daun atau lupa membersihkan kelamin.
Mataku panas mengeluarkan api. Continue reading “Puisi-Puisi Ach. Nurcholis Majid”

Sastra dalam Basis Orientasi dan Komitmen Estetika Lokal*

Satmoko Budi Santoso
Kedaulatan Rakyat

WACANA desentralisasi komunitas sastra kembali menggemuruh pada awal tahun ini. Marwanto, Ketua Komunitas Lumbung Aksara Kulonprogo Yogyakarta membebernya dalam esei yang berjudul Temu Sastra Tiga Kota (Harian Kedaulatan Rakyat, 13 Januari 2008) lalu. Sayang, cuatan pikiran Marwanto hanya sebatas paparan pemetaan sastrawan yang ada di tiga kota, yakni Yogya, Kulonprogo, dan Purworejo. Selebihnya, hanya menyinggung sedikit tentang kemungkinan potensi yang bisa dikembangkan dari kegairahan bersastra yang ada di kota-kota tersebut. Continue reading “Sastra dalam Basis Orientasi dan Komitmen Estetika Lokal*”

Bahasa ยป