Puisi-Puisi Ahmad Muchlish Amrin

SENANDUNG LERENG BUKIT RANTANI
-Non torno vibo alcun, siodo il vero
senza tema dinfamia it rispondo – Dante

a/
Siapa tahu, di lereng bukit rantani itu ada seribu gubuk menyalakan senja
di antara batu-batu kecil sekeras rinduku dan pintu-pintu terbuka
bagi perempuan-perempuan yang melongok ke luar jendela; menatap
kering setapak meliuk dan mekar kembang jagung bagai awan-awan tipis
digesek angin. Continue reading “Puisi-Puisi Ahmad Muchlish Amrin”

Bahasa ยป