Sarang Laba-laba di Rumah Tua
Tepat di hadapan kami, rumah peninggalan kakek berdiri. Bangunan tua berbentuk limas dan cukup besar. Seperti pada umumnya rumah-rumah tak berpenghuni, rumah itu kusam, kotor berdebu, dan tak terawat. Sawang-sawang bergelantungan di banyak bagian pada langit-langit beranda.
Perlahan daun pintu kayu jati yang tampak berat dan tebal itu terbuka disertai bunyi derit. Seperti menjerit, bersama debu-debu yang bersemburan. Sejenak melangkah ke dalam, maka tampaklah lebih banyak lagi sawang-sawang bergelantungan di ruangan itu. Continue reading “Prosa-Prosa Ahmad Syauqi Sumbawi”

