Sebuah Rahasia

Venny Mandasari
http://oase.kompas.com/

Namanya Sa?aroh. Gadis kecil berusia lima tahun itu adalah putri dari seorang perempuan muda berwajah cantik bernama Mirna. Aroh mempunyai satu orang adik perempuan bernama Tasya, berumur dua tahun. Mereka tinggal di rumah sewaan yang cukup sederhana, di samping rumahku. Ayah Si Aroh jarang sekali terlihat batang hidungnya. Sesekali aku melihatnya, itu pun malam, saat dia akan pergi bekerja. Continue reading “Sebuah Rahasia”

S e u l a n g a

Cut Dini Desita
oase.kompas.com

Entah sejak kapan aroma wangi ini membuai tidur-tidurku. Semenjak pertama kali aku menginjak rumah ini, aku masih bisa melihat betapa tegar dua pohon besar yang masih berdiri di rumah tetangga samping. Mungkin saja pohon itu jauh lebih tua dari usia ibuku sendiri. Kata ibu, pohon itu tumbuh di tanah milik Nek Romlah–pemilik sah kedua pohon itu.

Pohon itu terlihat seperti pintu gerbang. Berdiri mengapit jalan setapak yang cenderung berlumpur tiap hujan datang. Berkali-kali kerikil ditumpahkan, tetap saja air masih rela menggenanginya. Continue reading “S e u l a n g a”

Bahasa dan Sastra Indonesia; Objek dan Subjek Globalisasi

Anjrah Lelono Broto *

Sebuah Awalan

Proses globalisasi merupakan fenomena yang paling menyita perhatian dan menimbulkan efek yang besar dalam kurun waktu terakhir ini. Memasuki millenium ketiga, masyarakat di berbagai belahan dunia dihadapkan pada satu persoalan yang seragam yang memiliki keterkaitan besar dengan struktur ekonomi, struktur kekuasaan, dan struktur kebudayaan. Proses perubahan yang mengerucut kepada globalisasi inilah yang disebut Alvin Toffler sebagai gelombang ketiga, pasca agrikultur (gelombang pertama) dan industrialialisasi (gelombang kedua). Continue reading “Bahasa dan Sastra Indonesia; Objek dan Subjek Globalisasi”

Penjagal Kota Tua

Abidah El Khalieqy
http://suaramerdeka.com/

INILAH pesan Penjagal Kota Tua sebelum menuruni lapisan terbawah liang lahatnya. “Aku berharap engkau lebih kompak memerangi saudara sendiri. Ada bisa ular dalam kampung panjangmu. Bakar hutanmu, dan bikinlah istana baru.” Tapi pesan itu diterjemahkan oleh para penduduk kampung dengan sebaliknya. Sebab saudara yang dimaksud tuan penjagal itu ternyata dirinya sendiri. Continue reading “Penjagal Kota Tua”

Upacara Menunggu Kunang-kunang

Indra Tranggono
entertainmen.suaramerdeka.com

SEJAK pindah di kota Glazy, aku sering disekap kesunyian yang begitu kukuh, begitu perkasa. Apalagi bila senja mulai merambati langit, merambati perbukitan, merambati lembah-lembah, merambati gerumbulan pepohonan pinus, tangan-tangan kesunyian yang muncul dari pori-pori waktu, memelukku kuat-kuat, hingga aku seperti terjerat. Lalu, malam menyempurnakan dengan kegelapan. Dan satu-satunya hiburanku hanyalah melihat tarian kunang-kurang terbang; jumlahnya bisa ribuan bahkan bisa jutaan. Continue reading “Upacara Menunggu Kunang-kunang”

Bahasa ยป