Membengkaknya Sastra Facebook

Yesi Devisa Putri*
surya.co.id

Media cetak memberi porsi untuk sastra dalam tempat terbatas. Itu yang membuat pegiat sastra menjadi gerah karena kurangnya lahan untuk memublikasikan karyanya. Hingga pada akhirnya mereka beralih media. Facebook menjadi salah satu alternatif media untuk menjadi “ruang pamer” sekaligus tempat mendokumentasian hasil cipta, rasa, dan karsa mereka. Continue reading “Membengkaknya Sastra Facebook”

Pengalaman Menulis Buku Pengantar

Nurani Soyomukti*
http://www.jawapos.co.id/

ENTAH kebetulan atau tidak, esai Ridwan Munawwar di rubrik ini (Jawa Pos, 11 Juli 2010) yang berjudul Politik Buku Pengantar hadir saat saya sedang semangat-semangatnya menyelesaikan buku Pengantar Sosiologi. Buku itu saya mulai lebih dari tiga bulan yang lalu. Saya menulis dengan bersemangat karena dipicu tawaran untuk mengajar di fakultas ilmu sosial dan ilmu politik sebuah kampus swasta. Karena itu, sebagai pengajar, saya harus bisa mengungkapkan pikiran dan gagasan secara lebih sistematis dan mudah dipahami pembaca (terutama mahasiswa). Continue reading “Pengalaman Menulis Buku Pengantar”

Octavio Paz dan Sajak “Tetangga Jauh”

Nurel Javissyarqi
http://pustakapujangga.com/?p=501

Setiap penyair mempunyai pamor tersendiri, memancarkan kharisma masing-masing, menebarkan daya pikat sekuat pencariannya menyetubuhi hidup dalam kehidupan. Mereka berjenis-jenis burung mengisi hutan belantara, memadu kicauan, kadang berbentur saing, demi telinga yang menyusuri tapakan sunyi, menuju dataran tinggi kesaksian. Continue reading “Octavio Paz dan Sajak “Tetangga Jauh””

Siti Maryam Award

Salman Rusydie Anwar

Di suatu malam yang lengang dan bergerimis, saya mengisi kejenuhan dengan menonton televisi bersama istri. Saya tidak tahu apa nama acaranya. Maklum, sejak beberapa bulan ini saya berusaha untuk tidak terlalu berketergantungan pada kotak ajaib itu. Selain tidak menemukan acara yang benar-benar mendidik dan mendewasakan, saya juga merasa kerap dikecewakan oleh televisi karena hampir 90% acaranya hanyalah main-main. Saya bukan anti tv. Tapi sekadar tidak merasa terlalu butuh kepadanya. Continue reading “Siti Maryam Award”

Bahasa ยป