Sungging Raga
http://www.lampungpost.com/
“ATAS nama apa mereka turun ke jalan?”
“Atas nama bangsa.”
“Bangsa siapa?”
“Bangsa mereka sendiri.”
Bendera berkibar, jalanan macet. Udara sedikit mendung. Hujan masih tertahan. Orang-orang berselimut amarah, berselimut bahasa yang tajam. Bendera diikat ke kayu, kayu digenggam tangan. Invasi jalan raya, jalan protokol, jalan umum. Continue reading “Selingan Tragedi”
