Histeria Budaya Kelisanan

Omonrupira
http://blog.harian-aceh.com/

DALAM buku kumpulan esainya yang berjudul Women Womeni Lupus, Faruk, seorang Doktor Sastra UGM menulis tentang Histeria Budaya sebagai Pertemuan Kelisanan. Dalam esai tersebut ia mengungkapkan tentang perbedaan antara budaya lisan dan tulisan.

Secara khusus lagi, ia mengungkapkan tentang hysteria budaya yang terjadi saat ini dengan munculnya media elektronik yang memungkinkan subjek pembaca terpesona pada sebuah produk budaya tertentu. Ia mengatakan bahwa histeria itu muncul karena pertemuan kelisanan. Continue reading “Histeria Budaya Kelisanan”

Sastra Islami Indonesia

Alimuddin
http://blog.harian-aceh.com/

Pembicaraan mengenai sastra Islam di Indonesia, hampir selalu mengundang polemik. Polemik tersebut bahkan tak beranjak dari hal yang itu-itu juga, pro dan kontra mengenai apa yang disebut sebagai “pengkotak-kotakan sastra“, serta masalah definisi dan kriteria sastra Islam. Bahkan, hingga kini, eksistensi Sastra Islami di Indonesia masih ‘mengambang’. Beberapa pihak ada yang menolak apa yang disebut Sastra Islami. Uniknya, kebanyakan dari mereka adalah dari pihak muslim sendiri. Continue reading “Sastra Islami Indonesia”

Menakar Puisi “Kamboja Bergoyang Seusai Pemakaman”

— Sebuah Puisi Edi Romadhon—
Abdul Aziz Rasjid

Juli tahun 2009 ini, usianya terhitung limapuluh tahun lebih tiga bulan. Sedang sebagai penyair —jika ditilik dari antologi puisinya yang pertama: Antologi Lingkaran Kosong (IKIP Yogyakarta, 1981)— usia kepenyairannya terhitung duapuluh delapan tahun. Sebuah perjalanan kepenyairan yang tak dapat dikatakan pendek, sebab telah ia tempuh lebih dari separuh usia kehidupannya. Continue reading “Menakar Puisi “Kamboja Bergoyang Seusai Pemakaman””

Bahasa dan sebagainya dalam antologi Presiden Panji Laras

Nu’man ‘Zeus’ Anggara

M.S. Nugroho, sebagai cerpenis yang telah menulis beberapa karya yang beridekan sastra Panji, romantika remaja, pergaulan suami istri telah memberikan penawaran yang di beberapa sisi menyegarkan dan di sisi yang lain memmpunyai kecenderungan identik dengan gaya penulisan beberapa pengarang Jombang. Sebagai pembaca yang kurang atau bahkan sedikit sekali mengetahui seluk-beluk cerita panji, melalui tulisan ini akan mencoba membayangkan logika cerpen pengarang kita ini dengan resiko segala kekurangan dan ketidak-akuratan. Continue reading “Bahasa dan sebagainya dalam antologi Presiden Panji Laras”

Sastra “Kebacut”

Beni Setia
cetak.kompas.com

Pada 29 September itu saya seharusnya hadir di forum Temu Sastra Jatim-meski yang bertemu itu ya sastrawan bukan sastra. Lepas tengah malam ada sepak bola dan istri saya sedang ikut forum peningkatan guru kesenian di Surabaya.

Jadi, ketika terjaga oleh ribut anak-anak membuat sarapan sebelum sekolah, saya tak bisa gegas mencegat bus karena sudah terlambat, meski jarak dari Purbaya ke Menanggal cuma seloncatan. Continue reading “Sastra “Kebacut””

Bahasa »