Menulis Buku, Meluruskan Sejarah

Atmakusumah
Kompas, 21 Feb 2011

MENULIS buku membuat saya ingat pada pendapat Gertrude Hartman dalam kata pengantar bukunya, Builders of the Old World, yang terbit tahun 1959.

Katanya, ”Menyebarkan fakta dan gagasan melalui buku, majalah, dan surat kabar adalah salah satu cara terkuat untuk belajar tentang kebenaran mengenai apa yang sedang terjadi di dunia. Kita harus tahu kebenaran, dan kebenaran akan membuat kita bebas.” Continue reading “Menulis Buku, Meluruskan Sejarah”

Petualang

Asarpin

Petualang dan petualangan seringkali kita temukan dalam sajak-sajak lirik. Chairil Anwar mungkin satu di antara penyair Indonesia yang paling banyak mengangkat dunia Sinbad, dunia petulangan dan petualangan. Sebuah sajaknya berjudul Tak Sepadan menyebut Ahasveros: ”kau kawin, beranak dan berbhagia/Sedang aku mengembara serupa Ahasveros”. Continue reading “Petualang”

Calon Arang dan Gadis Arivia

Membaca Kritik Sastra dengan Pendekatan Feminisme

Asep Sambodja*
Sinar Harapan, 1 Maret 2008

SUNGGUH menarik membaca artikel Gadis Arivia, ”Calon Arang Calon Feminis: Kisah Pramoedya dan Kisah Toeti Heraty” yang dimuat di Jurnal Perempuan edisi 30 (2003). Dalam artikel itu, Gadis menyebut Pramoedya dan Toeti adalah feminis sejati. Hanya saja, ketika keduanya menulis tentang dongeng Calon Arang, timbul masalah, ”adakah di antara mereka dalam karya Calon Arang yang telah membelot dari feminisme?” Continue reading “Calon Arang dan Gadis Arivia”

Iwan Fals dan Tafsir Ikon

Sainul Hermawan
http://entertainment.kompas.com/

Saat orang-orang terlibat pro-kontra tentang kerbau politik, terlintas di benak nukilan lirik lagu ”Cikal” karya Iwan Fals. Begini: ”kerbau di kepalamu ada yang suci, kerbau di kepalaku rajin bekerja, kerbau di sini teman petani…”.

Citra kerbau dalam lirik lagu itu positif. Alangkah indahnya jika kita menyikapi kerbau yang diperalat para demonstran—yang pasti di antara mereka ada yang bershio kerbau pula—disikapi dengan perasaan sastrawi. Kerbau yang pantatnya ditempeli foto orang nomor satu di negeri ini cukup disikapi sebagai ikon. Continue reading “Iwan Fals dan Tafsir Ikon”

Bahasa »