Sajak-Sajak Fikri MS

Membakar Kemenyan

Aku bakar kemenyan dan ranting kenanga di pinggan tanah liat
Aku panjatkan mantra-mantra kepada leluhur
Aku bersila di atas tikar pandan menghadap matahari
Aku ratapi kemarau dan angin yang berdebu

Langit terbelah diarak angin
mukaku ditampar silau senja
lalu gerimis terperas dari awan yang memekat
menjadi murka Continue reading “Sajak-Sajak Fikri MS”

Teori Semiotik Belum Banyak Dimanfaatkan

Gunoto Saparie *
suarakarya-online.com

TEORI semiotik adalah di antara teori kritik sastra pascamodern yang penting dan banyak digunakan kini. Ia memahami karya sastera melalui tanda-tanda atau perlambangan-perlambangan yang ditemui di dalam teks. Teori ini berpendapat dalam sebuah teks itu terdapat banyak tanda dan pembaca harus memahami apa yang dimaksudkan dengan tanda-tanda tersebut. Continue reading “Teori Semiotik Belum Banyak Dimanfaatkan”

Kang Suto

Sabpri Piliang
http://www.suarakarya-online.com/

Desa di kaki gunung itu memang subur. Petaninya hidup makmur. Hampir setiap rumah petani punya televisi, kulkas dan VCD player. Padahal, beberapa desa di sekitarnya tergolong desa miskin. Akses menuju desa ini pun relatif sulit dijangkau. Maklum jalannya masih berupa tanah dan becek jika diguyur hujan turun. Continue reading “Kang Suto”

Cincin dari Kota

Ganda Pekasih
http://www.lampungpost.com/

Sudah lama Boma ingin pulang ke kampungnya di Tanjungsari, tapi cincin yang asli belum terbeli, senyum emaknya ketika menerima cincin imitasi itu masih terbayang-bayang, terpancar hangat lewat binar mata tuanya yang semakin dikelilingi keriput.

Kabar tentang cincin imitasi itu kini membuatnya selalu bertanya-tanya, menyelusup di antara hujan, terik matahari, kawat berduri, sepatu lars tentara yang berbaris baris. Apa sekarang emak sudah tahu kalau cincin itu palsu? Continue reading “Cincin dari Kota”

Bahasa ยป